SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Banten mencatat, ada 332 ekor sapi di Banten terserang penyakit cacar atau yang dikenal sebagai Lumpy Skin Disease (LSD). Penemuan ini terjadi jelang Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.
Jumlah kasus LSD itu meningkat dibandingkan bulan lalu yang mencapai 303 kasus.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Distan Banten, Drh. Ari Mardiana mengungkapkan, 332 sapi itu tersebar di 4 Kabupaten di Banten. Yakni, Kabupaten Tanggerang dengan 303 kasus, Kota Serang tujuh kasus, Kabupaten Serang 20 kasus, dan Kabupaten Pandeglang dua kasus.
“Kasus mengalami penambahan, karena memang menjelang Idul Adha banyak hewan ternak yang masuk ke Banten,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 6 Juni 2023.
Ari mengatakan, kasus yang ditemukan itu dominannya berasal dari luar wilayah Banten. Pihaknya pun kini tengah memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak seperti sapi, kambing, dan kerbau.
“Tadi pagi kita lakukan pertemuan dengan karantina Bakauhuni di Lampung. Kita koordinasi masalah lalu lintas ternak dari Sumatera ke Jawa, khususnya Banten,” ucapnya.
Saat ini, 20 persen dari semua kasus LSD di Banten sudah dinyatakan sembuh. Distan Banten pun sudah mulai mendistribusikan 10.000 dosis vaksin LSD ke peternak di Banten.
“Dua puluh persen kasus sudah dinyatakan sembuh, sekarang kita tengah menangani dengan pemberian vaksin kepada sapi-sapi itu di Banten,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono











