PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kolam Renang DM Wisata Air Tirta Persada yang terletak di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Kabupaten Pandeglang.
Destinasi Wisata Air Tirta Persada menjadi populer karena fasilitasnya sangat lengkap.
Pengunjung dapat menikmati air kolam renang yang jernih bersumber dari air Gunung Karang dan Gunung Pulosari. Hal ini karena memang Kolam Renang DM Wisata Air Tirta Persada secara geografis berada di tengah – tengah antara Gunung Karang dan Gunung Pulosari.
Selain dapat menikmati air bersumber dari air gunung, pengunjung juga akan mendapatkan suguhan pemandangan indah Gunung Karang dan Gunung Pulosari.
Sehingga tidak heran setiap akhir pekan apalagi libur panjang maka Kolam Renang DM akan dipenuhi puluhan ribu pengunjung. Lokasi Destinasi Wisata DM berada di Jalan Raya Mengger – Mandalawangi.
Waktu tempuh perjalanan dari Pusat Kota Pandeglang menuju Kolam Renang DM kurang lebih 23 menit.
Administrasi DM Wisata Air Tirta Persada Ikhwani mengatakan, kalau di DM fasilitasnya ada hotel, ada rumah makan, ada kolam renang, ada cottage rumah kayu.
“Untuk kolam renang ada beberapa jenis, yang pertama ada kolam renang anak, kolam water boom, kolam arus, ada gedung serbaguna, ada cafe, ada taman labirin dan taman kincir. Semua fasilitas itu sudah beli satu tiket,” katanya kepada Radar Banten, Selasa, 20 Juni 2023.
Harga tiket masuk Kolam Renang DM di weekend itu Rp35.000, dan di hari biasa itu Rp33.000.
“Dari harga tiket tersebut sudah include dengan fasilitas kolam renang dengan taman. Terkecuali, memang mau berkuda, sewa ban, mau naik kereta atau odong – odong,” katanya.
Kalau kamar mandi dan tempat semua sudah gratis. Kalau berkuda, untuk dewasa itu Rp20 ribu dan kalau anak-anak Rp15 ribu, mengelilingi taman Labirin.
“Fasilitas yang baru berkuda dan odong – odong. Untuk kereta wisata atau odong – odong itu Rp10 ribu perorang mengelilingi DM Karena memang lingkungan kami sudah memiliki akses jalan sudah dicor semua,” katanya.
Sedangkan untuk kolam renang sendiri DM pakai air sumber. Air sumber berasal Gunung Karang dan Pulosari.
“Karena kami letaknya berada diantara Gunung Pulosari dan Gunung Karang. Saat ini ada 7 kolam, untuk ketinggian 80 centimeter, itu ada tiga dan kolam ketinggian 165 centimeter itu ada satu dan kolam balita ada tiga,” katanya.
Di sini juga, diungkapkan Iwan, untuk petugas keamanan pengunjung saat berenang lengkap dan sudah bersertifikat.
“Ada tim Balawista dan sudah dilatih secara fisik dan teori oleh tim balawista sendiri,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











