LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD Kabupaten Lebak melalui program IDRIP (Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project) mengadakan kegiatan sosialisasi Forum Group Discussion (FGD) yang membahas indeks ketahanan daerah (IKD) dan kajian risiko bencana tsunami yang digelar di Rahaya Resort, Kamis, 20 Juli 2023.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Muchamad Sulaemi, mengatakan tujuan dari FGD tersebut untuk membahas risiko bencana tsunami di wilayah Kabupaten Lebak.
“FGD hari ini membahas tentang kajian resiko bencana tsunami yang ada di daerah Kabupaten Lebak. Dan ini diselenggarakan oleh BNPB melalui pihak ketiga PT Virama Karya dan Indorama Indonesia,” katanya usai melakukan diskusi.
Ia mengungkapkan, dalam FGD tersebut semua dinas diundang dalam memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang peta bahaya tsunami.
“Untuk OPD yang terlibat ada Bapelitbangda, Dinsos, Disdik, Dinkes, Kodim, Polres dan masih ada beberapa yang lain,” ujarnya.
Sulaemi menjelaskan, fokus dalam diskusi tersebut, membahas tentang indeks ketahanan daerah (IKD) Kabupaten Lebak.
“Secara detail diskusi hari ini membahas tentang IKD Kabupaten Lebak atau indeks ketahanan daerah di Lebak. Sudah sejauh mana masyarakat Kabupaten Lebak itu siap menghadapi bencana tsunami,” jelasnya.
Ditambahkan Sulaemi, bencana tsunami ini tidak bisa diperkirakan dan diprediksi kapan datangnya. Namun ada enam kecamatan di Lebak yang terdampak bencana alam tsunami yang merupakan wilayah pesisir.
“Di Lebak sendiri, Wilayah yang terdampak tsunami ada enam kecamatan, di wilayah pesisir dimulai dari Cilograng, Bayah, Cihara, Pangarangan, Malingping dan Wanasalam,” ucapnya.
Diharapkan Sulaemi, dengan diadakannya FGD tersebut dapat memberikan gambaran dan manfaat tentang risiko bahaya tsunami di Lebak.
“Semoga dokumen resiko kajian bencana ini dapat sangat membantu dan aplikatif. Untuk masyarakat umumnya di Kabupaten Lebak dalam mempersiapkannya diri ketika menghadiri tsunami,” ujarnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Aas Arbi










