LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kekeringan mulai melanda Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, Lebak. Warga terpaksa mengambil air sumur yang harus ditempuh dengan jarak ratusan meter demi memenuhi kebutuhan air minum dan pemakaian sehari-hari.
Warga Desa Selaraja, Popong, mengatakan Kekeringan di desa tersebut sudah terjadi selama dua minggu.
“Jadi musim kemarau jadi hampir satu minggu, saya harus ambil dari sumur yang lumayan cukup jauh karena sumur di rumah kering,” katanya, Rabu, 2 Agustus 2023.
Ditambahkannya, setiap tahun kekeringan selalu terjadi di Selaraja. Sumber air di beberapa rumah warga Selaraja, kering dan warna airnya keruh.
“Jadi hampir dua mingguan gak ada air, jadi karena halodo (kekeringan) di sini, gak ada hujan, jadinya gak ada air,” kata Erni, warga Selaraja.
Menurut Erni, kekeringan yang dirasakannya sudah terjadi dua minggu.
“Jadi udah dua minggu, kita kesulitan mencari air bersih, jadi setiap tahun kalau musim kemarau pasti gak ada air,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan air bersih kepada warga di Desa Selaraja.
“Kami berharap ada bantuan air bersih buat kami warga di Desa Selaraja,” ucapnya.
Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak sudah memetakan 16 kecamatan di Lebak yang rawan kekeringan, termasuk Kecamatan Warunggunung.
Reporter : Nurandi
Editor : Aas Arbi











