LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pengelolaan parkir di Pasar Rangkasbitung saat ini merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak.
Namun, dalam pengelolaannya banyak dikritik masyarakat karena masih terjadi pungutan liar di area parkir Pasar Rangkasbitung.
Terkait dengan masalah tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak (PP Imala), Aswari mengungkapkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak harus segera membuat sistem pengelolaan parkir yang baik dan profesional.
“Terkait pengelolaan parkir di area Pasar Rangkasbitung yang menuai banyak kritik di kalangan masyarakat, Pemerintah harusnya memiliki solusi terkait permasalahan tersebut dibuat saja sistem yang semi modern menggunakan teknologi agar tidak ada kebocoran pendapatan parkir di area Pasar Rangkasbitung,” katanya, Selasa, 22 Agustus 2023.
Ia yakin, Pemkab Lebak pasti mampu menjalankan hal tersebut jika memang ingin melakukan perbaikan sumber PAD.
“Ini penting untuk dilakukan agar kemudian sumber PAD Lebak ini tidak mengalami kebocoran-kebocoran walaupun sedikit tapi itu sangat penting untuk kemajuan daerah yang masih dianggap miskin di Provinsi Banten,” jelas Aswari.
Ia menilai, jika terus-menerus dibiarkan, maka selamanya parkir di Pasar Rangkasbitung akan semrawut dan tidak dikelola dengan baik.
“Jika kesemrawutan ini terus-menerus dibiarkan maka selamanya Kabupaten Lebak ini akan mengalami kemunduran dalam hal pengelolaan sumber pendapatan daerahnya, apalagi kita sama-sama tau sumber PAD terbesar di Lebak itu didapatkannya dari sektor rumah sakit dan juga parkir,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Lebak, Rully Sugiharto, yang mengakui bahwa hingga saat ini kondisi parkir di Pasar Rangkasbitung belum rapi.
“Kondisi parkir sekarang harus saya akui, saya juga sering parkir di situ, memang terkesan kurang rapi dan kurang terorganisir dengan baik. Sehingga tidak menutup kemungkinan seperti yang dulu saya pernah dengar, adanya dugaan kebocoran atau apa lah,” katanya.
Sebagai pengguna jasa parkir, ia juga merasa kurang nyaman dengan keadaan parkir di Pasar Rangkasbitung saat ini.
“Maka, kami DPRD untuk pengelolaan parkir di sekitar pasar, mohon dibuatkan satu regulasi yang membuat nyaman masyarakat. Dan juga pendapatan-pendapatan dari parkir bisa tercapai, sesuai dengan harapan, karena itu juga sumber PAS juga,” ucapnya. (*)
Reporter : Nurandi
Editor: Agus Priwandono











