CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sebanyak 25 jamban dibangun di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.
Dua perusahaan yang menyalurkan CSR berupa jamban itu yaitu, PT Hafis Nuryatama Kontruksi dan PT Banten Lintas Samudera (BLS).
Saat ini, berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemerintah Kelurahan Bulakan, masih ada sekira 29 Kepala Keluarga (KK) yang belum memiliki jamban.
Lurah Bulakan, Nuriyana menjelaskan, awalnya terdata sekira 83 KK yang belum memiliki jamban.
Kemudian, data itu diverifikasi dengan cara mendatangi setiap rumah satu per satu.
Hasilnya, tidak semua rumah yang belum memiliki jamban bisa difasilitasi melalui dana CSR.
Misalnya, rumah tersebut sudah masuk dalam data calon penerima program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kemudian, tidak adanya jamban karena rumah tersebut layak, hanya saja pemilik rumah tidak memprioritaskan jamban.
“Ada beberapa rumah yang tidak saya masukkan karena rumahnya layak tapi kesadaran penduduknya yang belum mempunyai jamban, mungkin skala prioritas bangun rumah dulu, kemudian ada rumah baru yang mereka bangun tanpa jamban,” papar Nuriyana.
Terkait 29 KK yang masih belum memiliki jamban, Nuriyana mengaku akan berupaya menggali berbagai potensi agar masyarakat bisa memiliki jamban, sehingga tidak lagi buang air besar di kebun atau di area terbuka.
Diketahui, selain buang air besar di kebun, warga yang belum miliki jamban menumpang ke rumah orang tua atau saudara mereka saat akan buang air besar. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











