PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Gunung Pulosari, salah satu destinasi menarik di daerah Banten yang sering menjadi sorotan. Dikenal juga sebagai “Gunung Angker” oleh masyarakat setempat. Gunung Pulosari di Pandeglang memiliki daya tarik unik yakni pada keindahan alamnya.
Gunung ini memiliki ketinggian mencapai 1.346 meter di atas permukaan laut, menjadikannya tempat yang ideal untuk para pendaki pemula yang ingin mengasah kemampuan mendaki.
Meski tidak sebanding dengan beberapa gunung tertinggi di Banten, untuk bisa mencapai puncak Gunung Pulosari bukanlah tugas yang mudah.
Jalur mendaki yang curam dan keberadaan elemen-elemen mistis selama perjalanan membuatnya menjadi pengalaman yang lebih dari sekadar petualangan biasa.
Salah satu elemen mistis yang terkenal di Gunung Pulosari adalah “Ocos,” sebuah bola api yang diyakini akan membimbing pendaki menuju puncak.
Namun, menurut cerita, Ocos hanya akan muncul pada malam hari, khususnya di jalur 3. Ketika kabar mengenai kemunculan Ocos mencuat, petugas wisata alam atau warga setempat segera menutup jalur tersebut untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.
Selain Ocos, ada banyak cerita mistis lain yang mengelilingi Gunung Pulosari. Beberapa pendaki melaporkan pengalaman mendengar suara-suara misterius seperti tangisan, teriakan, gaduh, keramaian, tertawa, dan lain sebagainya.
Keberadaan Raja Babi adalah salah satu cerita mistis menarik lainnya. Konon, sejak kepala desa Pulosari wafat, binatang-binatang yang merusak pohon-pohon pisang muncul dan diyakini sebagai Raja Babi, dengan tubuh sebesar kerbau.
Inilah Gunung Pulosari, tempat yang tidak hanya menawarkan petualangan alam yang menantang, tetapi juga misteri-misteri yang tak terpecahkan. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











