CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Isu sosial dan politik akan jadi fokus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jabodetabeka-Banten Periode 2021-2023 pasca menggelar sidang pleno 1 di Pop Hotel Tebet pada Sabtu, 16 September 2023.
Sidang pleno itu berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu, 17 September 2023.
Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka-Banten, M. Adhiya Muzakki menjelaskan, Badko HMI Jabodetabeka-Banten sedang menyusun rencana untuk mengkampanyekan Pemilu damai dan bersih di masyarakat.
Selain Pemilu damai dan bersih, Adhiya juga sedang menyiapkan kampanye Stop Black Campaign dan Stop Money Politics.
“Itu yang akan kita kampanyekan ke depan agar Pemilu ini benar benar menjadi pesta nya rakyat demokrasi. Jangan sampai, demokrasi ini dikotori dengan perpecahan. Ini yang jangan sampai terjadi ke masyarakat kita,” ujarnya, Senin 18 September 2023.
Adhiya beserta jajarannya akan mengawal penuh keberlangsungan pesta demokrasi pada 2024 mendatang. Menurutnya, hajat bangsa Indonesia ini harus dikawal penuh agar hal hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.
“Kita kawal. Pasti itu. Sebab ini hajat kita bersama,” jelasnya.
Terkait isu sosial, HMI menyoroti peristiwa kemanusian seperti konflik di Rempang. Menurut Adhiya hal itu harus disikapi secara serius.
Oleh karena itu, ia bersama para pengurus tengah mengkaji dengan matang fenomena kasus Rempang untuk mencari solusi antara masyarakat dengan pemerintah.
“Sebagai mahasiswa, tentu kita juga harus terlibat aktif menjadi penengah atau perantara dalam kasus tersebut,” ucapnya.
Selain kasus Rempang, persoalan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan juga menjadi fokus tersendiri bagi Badko HMI Jabodetabeka-Banten.
Adhiya mengungkapkan, isu lingkungan itu harus disikapi serius mengingat dampak buruk yang dihasilkan.
“Isu lingkungan dan sosial akan menjadi concern kami di sisa kepengurusan ini,” tambahnya. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











