SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Jumlah lahan pertanian di Kabupaten Serang yang mengalami kekeringan semakin memprihatinkan.
Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang tercatat 1.145 hektare lahan pertanian mengalami kekeringan. Bahkan 133 hektare diantaranya mengalami puso.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Yuli Saputra menyebutkan, ada sebanyak 7 Kecamatan yang lahan pertaniannya mengalami puso.
“Ada 7 Kecamatan yang lahan pertaniannya mengalami puso yaitu Kecamatan Padarincang, Tanara, Ciruas, Lebak Wangi, Jawilan, Pamarayan dan Kecamatan Kopo,” katanya, Senin 18 September 2023.
Ia menyebutkan, dari 133 hektare lahan yang mengalami puso tersebut, terbanyak berada di kecamatan Ciruas yakni mencapai 45 Hektare.
“Untuk rinciannya, Kecamatan Padarincang 5 hektare, Tanara 8 hektare, Ciruas 45 hektare, Lebakwangi 40 hektare, Jawilan 25 hektare, Pamarayan 5 hektare dan Kecamatan Kopo 5 hektare, jadi paling banyak ada di Ciruas,” jelasnya.
Selain luas lahan pertanian yang mengalami puso, ia pun merinci data jumlah kekeringan yang terjadi di Kabupaten Serang.
Dari 1.145 hektare lahan tersebut, 407 hektare lahan kekeringan ringan, 344 hektar kekeringan sedang, 261 hektare kekeringan berat dan terakhir 133 hektare lahan puso.
Meskipun saat ini memasuki musim kemarau, terdapat juga lahan-lahan yang pulih dari kekeringan yakni mencapai 95 hektare. Bahkan ada 25 hektare lahan panen. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











