PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Peringatan HUT ke-78 TNI ke-78 di lapangan Makodim 0601/Pandeglang, Jalan Pendidikan Nomor 3, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, menjadi sorotan. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan debus yang spektakuler dari Manusia Unggul Pandeglang (Maung Pande).
Dalam peringatan HUT ke-78 TNI ini, hadir Bupati Pandeglang, Irna Narulita; Dandim 0601/Pandeglang, Letkol Infanteri Suryanto; Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah; Abuya Ahmad Muhtadi Dimyathi; Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Fraksi Partai Demokrat, Endang Sumantri.
Maung Pande memberikan penampilan seni budaya khas Banten yang mencakup pencak silat dan debus yang mengagumkan. Aksi debus mereka berhasil memukau dan memberikan kesan mendalam pada penonton.
Dandim/0601 Pandeglang, Letkol Infanteri Suryanto, dan Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah, turut berpartisipasi dengan memukul al madad menggunakan palu, sebagai simbol untuk memeriahkan aksi debus.
Surya Kalung, seorang seniman dari Maung Pande, menjelaskan bahwa kehadiran mereka dalam peringatan HUT ke-78 TNI bertujuan untuk meramaikan acara ini serta mendorong semangat TNI dalam melestarikan seni budaya Banten, khususnya pencak silat dan debus.
“Kesenian debus adalah salah satu warisan leluhur kita yang harus kita jaga dan lestarikan,” ungkap Surya Kalung, Kamis, 5 Oktober 2023.
Dia juga menambahkan bahwa mereka menggunakan sebuah kelapa untuk mengeluarkan bendera ucapan selamat HUT ke-78 TNI sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat dalam bahasa seni.
“Iya, itu salah satu cara kami mengucapkan selamat HUT ke-78 TNI dengan cara kami sendiri,” ujarnya.
Surya Kalung berharap, TNI dapat mempromosikan dan melestarikan seni budaya tradisional seperti pencak silat dan debus, sebagai bagian dari upaya untuk memajukan warisan budaya leluhur dan seni daerah. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agus Priwandono











