CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi mewaspadai aksi terorisme selama perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro, saat Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata di depan Mapolres Cilegon, Selasa, 17 Oktober 2023.
Hal itu kembali dipertegas Eko saat ditemui wartawan usai apel.
“Kita antisipasi terorisme, jangan sampai ada kegiatan peledakan bom dan lain-lain,” ujar Eko.
Untuk mengantisipasi aksi terorisme tersebut, menurut Eko, jajarannya selalu berkoordinasi dengan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.
Selain aksi terorisme, Polres Cilegon pun mewaspadai seluruh potensi gangguan pada perhelatan Pemilu nanti.
Misalnya, kemungkinan gesekan antarmasyarakat, kecurangan Pemilu, serta persoalan lainnya.
Makanya, lanjut Eko, pihaknya tidak meremehkan satu potensi gangguan, semuanya mendapatkan perhatian serius dari jajaran kepolisian.
“Semuanya rawan, tapi ada kategorinya,” papar Eko.
Pada pra pelaksanaan Pemilu, Polres Cilegon akan memasang barcode di sejumlah titik yang akan diawasi. Misalnya, kantor KPU Cilegon, kantor Bawaslu, rumah dinas Ketua KPU, sekretariat partai, sehingga saat patroli setiap personel men-scan barcode itu sebagai bentuk laporan.
Jumlah pasukan yang akan dikerahkan sebanyak 558 orang. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agus Priwandono











