SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Progres pembangunan Pasar Baros saat ini sudah mencapai 41 persen. Pembangunan pasar tradisional tersebut ditargetkan akan rampung dan dapat ditempati pada bulan Juni tahun 2024.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku bersyukur lantaran progres pembangunan yang dilakukan sudah cukup tinggi. Ia pun berharap agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala apapun.
“Udah berjalan ini insya allah di bulan Juni tahun depan mudah-mudahan itu selesai, mudah-mudahan tidak ada kendala apapun,” katanya saat ditemui usai kegiatan Sosialisasi dan koordinasi persiapan serah terima aset kegiatan pembangunan pasar baros di salah stau hotel di Kabupaten Serang, Rabu 15 November 2023.
Ia mengatakan, setelah pembangunan pasar rampung, nantinya akan dilakukan serah terima kepada para pedagang pasar baros. “Sebelum diserahkan ada administrasi yang harus ditempuh, nanti ada materi yang disampaikan baik dari diskoperindag, kementrian maupun balai terkait hal tersebut,” jelasnya.
Ia mengucapkam terima kasih kepada pusat lantaran sudah merealisasikan pembangunan pasar baros pasca kunjungan Presiden Jokowi ke lokasi tersebut. Menurutnya, sebelum adanya pembangunan, kondisi pasar baros sangat memperihatinkan.
“Sebelum dibangun pasar baros terlihat sudah sangat tidak layak baik pencahayaan dari fentilasi juga, insya Allah ini pasar yang sangat bagus,” jelasnya.
Nantinya, pihaknya akan melakukan pengelompokan terhadap para pedagang yang ada di pasar baros agar pada saat pembagian nantinya dapat tertata dengan rapih dan tidak bercampur stau sama lainnya.
“Pemagian kios ada tatacaranya, saat ini sudah dipilah-pilah ada kios kering, kios basah, los kering los basah nanti dari jenis dagangan mereka yang sudah eksisting kan nanti dikelompokan. Mungkin nanti diundi dari masing-masing kelompok misalkan dari pedagang los basah agar lebih objektif,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten pada Direktorat Jendral (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR, Muhammad Yoza Habibie mengataka jika progres pembangunan pasar baros berjalan positif dan sudah mencapai 41 persen
“Target kita di akhir tahun mencapai 50 persen dan bulan Juni tahun 2024 akan diserah terimakan kelola secara kelola ke pemerintah Kabupaten Serang agar bisa ditempati pedagang agar bisa dilakukan transaksi jual beli seperti biasa,” katanya.
Ia mengatakan jika jumlah ruko dan los yang berada di pasar Baros ada sebanyak yang 366. Proses pembangunan dilakukan secara multiyers dengan anggaran sebesar 40 miliar.
“Jumlah Los basah dan Los kering afa sebanyak 147 sementara jumlah kois kering dan kios basah ada sebanyak 219 jadi totalnya ada 366,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











