TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memboikot produk Israel mendapat respon di berbagai daerah. Salah satunya di Kota Tangerang yang mendukung aksi tersebut.
Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri Khotib mengatakan, tujuan dari memboikot produk Israel adalah untuk melemah perekonomian Israel. Dengan pelemahan tersebut, negara zionis tersebut akan kekurangan pasokan dana untuk membeli senjata yang nantinya dipergunakan untuk menyerang Palestina.
KH Baijuri mengatakan, di Kota Tangerang, pihaknya saat ini sedang membuat pamflet dan flayed. Nantinya, pamflet dan flayer tersebut akan disebar di media sosial mengenai fatwa MUI nomor 8.
” Nanti isi dari pamflet tersebut berisi produk apa saja yang menjadi rujukan MUI untuk di boikot,” ujarnya.
KH Baijuri mengatakan, dirinya kini sudah berkomunikasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kota Tangerang mengenai rencana tersebut. Namun, rencana teesebut tidak mendapat hasil yang memuaskan.
“Kata Kepala Dinas Perindagkop Kota Tangerang, selaku pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk menarik produk tersebut. Pemerintah tidak dapat menarik dan melarang. Akhirnya kami sepakat agar MUI yang mengambil peran itu,” katanya.
KH Baijuri mengatakan, dengan adanya aksi boikot produk Israel memberikan kesempatan bagi produk UMKM lokal untuk tampil dalam skala nasional.
“Dalam aksi boikot tersebut akan ada aksi ketidak percayaan kepada produk israel. Ini kesempatan bagi UMKM Kota Tangerang untuk menampilkan produknya,” pungkasnya.
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Abdul Rozak











