LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak memberikan imbauan kepada pengguna jalan dan warga di Rangkasbitung agar mewaspadai potensi pohon trembesi tumbang di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya. Imbauan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama.
“Masyarakat harus hati-hati apalagi di sini banyak pohon trembesi, yang kondisinya cukup mengkhawatirkan dan mudah tumbang,” ujar Febby, Selasa 28 November 2023.
Dalam dua minggu terakhir sudah ada dua kejadian pohon trembesi tumbang di Rangkasbitung. Di antaranya di Jalan Rangkasbitung-Bogor pada 25 November 2023 lalu.
Tumbangnya pohon besar tersebut mengakibatkan kemacetan panjang, karena dahan pohong yang melintang di badan jalan.
Selain itu tidak hanya pohon, rumah warga juga roboh di Kampung Ranca Jatatake, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung pada 25 November 2023 lalu. Akibat kondisi rumah rusak berat karena terjangan angin kencang.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akhir bulan November, merupakan potensi curah hujan tinggi karena masuk musim peralihan, sehingga ditandai dengan hujan deras disertai angin kencang.
Febby menjelaskan, karena kondisi musim peralihan warga harus berhati-hati dan waspada. Karena kondisi angin kencang berpotensi mengakibatkan pohon tumbang di samping jalan.
“Jadi untuk waspada kepada masyarakat, tetap berhati-hati karena banyak pohon trembesi yang rentan tumbang,” jelas Febby.
Ditambahkannya, untuk pengguna jalan tetap berhati-hati saat terjadi angin kencang untuk berhenti sejenak dan mencari tempat yang lebih aman.
“Berteduh dan carilah tempat yang aman, untuk menghindari pohon tumbang yang saat ini sering terjadi,” pungkasnya.
Dari data sementara BPBD Lebak tidak ada korban dalam tiga kejadian tersebut dan hanya mengakibatkan kerugian bagi korban yang terdampak. Untuk total kerugian masih dalam inventarisir BPBD Lebak. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











