SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan pendataan serta validasi terhadap sejumlah rumah yang termasuk dalam program rumah tidak layak huni (RTLH).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Serang Nofriadi Eka Putra mengatakan, saat ini terdapat beberapa warga yang melakukan pembangunan atau perbaikan rumahnya secara mandiri.
“Nanti kami validasi lagi terkait update seperti apa kondisi sebenarnya. Karena ada masyarakat yang sudah membangun sendiri, dengan swadaya. Makanya nanti diverifikasi lagi. Mudah-mudahan minggu ini bisa update datanya,” ujarnya, Selasa 12 Desember 2023.
Ia menjelaskan, berdasarkan data pihaknya, terdapat 30 rumah dengan kategori rusak ringan dengan anggaran sebesar Rp5 juta, rusak sedang besar Rp10 juta, dan rusak berat sebesar Rp15 juta yang masuk ke dalam program RTLH.
“Tapi tidak ada bantuan dari pusat. Kami juga sudah komunikasi dengan pusat untuk program ini,” katanya.
Sementara Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, Pemkot Serang akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar dapat membantu penganggaran di Kota Serang.
“Nanti kami akan berusaha berkoordinasi dengan Kementerian PUPR supaya memberikan bantuan CSR,” ujarnya, Selasa 12 Desember 2023.
Yedi menuturkan, pihaknya akan mulai melakukan pendataan dan verifikasi, serta validasi untuk jumlah rumah yang masuk dalam kategori tidak layak huni.
“Tinggal nanti menunggu data dari kepala dinas (DPKP). Mudah-mudahan, bisa berjalan dengan baik, dan akan kami prioritaskan,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











