SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Siswa SD asal Kampung Melandang, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, ditemukan bersimbah darah di belakang Kampus Universitas Pamulang (Unpam) Serang, Selasa siang, 12 Desember 2023.
Sebelum ditemukan tewas, anak berusia 12 tahun berinisial ANR itu pamit kepada ibunya untuk bermain Play Station (PS).
Kanit Pidum Satreskrim Polresta Serang Kota, Ipda Evander Sitorus, mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pekerja proyek sekira pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan kondisi korban dalam posisi tengkurap.
“Ada pekerja proyek yang melihat korban yang disangka sedang tertidur. Namun saat didekati, pekerja tersebut melihat banyak darah di sekitar tubuh korban,” katanya.
Pekerja proyek tersebut, sambung Evander, mengabarkan oenemuannya kepada warga sekitar.
Warga mendapat informasi tersebut langsung bergegas ke lokasi. Saat tiba di lokasi ada yang mengenali korban dan langsung menyampaikan informasi duka tersebut kepada orang tuanya.
“Ibu korban setelah mendapat informasi tersebut mendatangi TKP (tempat kejadian perkara),” kata Evander didampingi Kasi Humas Polresta Serang Kota, AKP Iwan Sumantri.
Oleh warga, jasad korban dibawa ke RSUD Kota Serang.
Dari hasil pemeriksaan dokter, penyebab kematian korban karena luka parah pada bagian kepala.
“Korban mengalami retak pada kerangka kepala,” ujarnya.
Evander menambahkan, sebelum ditemukan tewas korban sempat pamit kepada ibunya untuk bermain PS sekira pukul 11.00 WIB. Oleh ibunya, korban kemudian diberi uang Rp 5 ribu.
“Korban sempat pamit untuk main PS dan minta uang Rp 5 ribu. Korban pamit sekitar jam 11.00 WIB dan berjanji pulang jam 12.00 WIB (kepada ibunya),” tuturnya. (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agus Priwandono











