CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Polisi bersama manajemen PT Chandra Asri Pasific menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan pencemaran udara akibat bau kimia dari pabrik PT Chandra Asri.
Dalam keterangan pers yang digelar di Mapolres Cilegon, pihak Kepolisian menyatakan jika kondisi udara sudah aman.
Hal itu disampaikan oleh polisi usai Puslabfor Mabes Polri melakukan uji sampel pada Minggu, 21 Januari 2024.
Kasubbid Toksikologi dan Lingkungan Bid Kimbiofor, Puslabfor Mabes Polri, AKBP Faizal Rahmad, menjelaskan bahwa hasil uji sampel di lokasi kejadian, kondisi udara sudah aman.
“Kondisi di TKP sudah aman, gas hidrokarbon jauh di bawah dari batas ambang mutu. Masyarakat silakan beraktivitas kembali seperti semula,” papar Faizal, Senin, 22 Januari 2024.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Haryanto, menjelaskan bahwa meski kualitas udara sudah aman, pihaknya tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengetahui apakah ada faktor kelalaian, faktor alam, dan lainnya.
“Hasilnya seperti apa akan kita sampaikan selanjutnya,” paparnya.
Sementara itu, Direktur External Affair dan Legal Chandra Asri Pasific, Edi Rifai, menyamoaikan bahwa pihaknya telah membangun komunikasi dengan semua pihak, termasuk Walikota Cilegon.
Bagi masyarakat yang terdampak dan alami gangguan kesehatan diminta untuk mengunjungi Puskesmas terdekat.
Untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, pihak perusahaan akan melakukan inspeksi.
“Kita akan inspeksi semuanya dengan baik, kita akan lakukan pengecekan secara total untuk memastikan semuanya aman,” ujarnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











