SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 200 warga asal Kecamatan Cikande diberikan pelatihan kerja yang dilaksanakan oleh Disnakertrans Kabupaten Serang bekerja sama dengan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Diketahui ada sebanyak empat jenis pelatihan kerja yang dibagi dari jumlah seluruh peserta di antaranya 50 orang mengikuti pelatihan teknik perawatan AC gedung bandar udara, 50 orang pelatihan instalasi listrik bandar udara, 50 orang pelatihan kesehatan, dan keselamatan kerja, dan 50 orang pelatihan hygiene and sanitation.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana A Utami mengatakan, pelaksanaan pelatihan kerja sendiri rutin setiap tahunnya dilaksanakan bekerja sama dengan PPI Curug. Adapun jenis pelatihan yang diadakan ini, tentunya disesuaikan dengan kebutuhan serta minat masyarakat dalam mencari pekerjaan, untuk bisa diakomodir oleh Disnakertrans Kabupaten Serang.
“Dengan PPI Curug sudah tiga kali mengadakan pelatihan, dan saya harap bisa terus dilakukan, agar masyarakat kita dapat memiliki keterampilan untuk memasuki dunia kerja,” katanya, usai membuka acara pelatihan kerja, di SMK Al-Maarif Cikande, Desa Songgom Jaya, Kecamatan Cikande, Senin 19 Februari 2024.
Ia menjelaskan, masyarakat yang mengikuti pelatihan telah melalui proses-proses seperti mendaftar terlebih dahulu baik melalui kecamatan, perkumpulan personalia, dan dari bursa kerja khusus. Selama pendaftaran, banyak masyarakat yang berminat namun karena terbatas jenis pelatihannya dan kapasitasnya, maka yang ikut pelatihan pun dibatasi.
“Tapi, tetap kita tampung dulu karena kan dalam satu tahun itu kami bisa membuka dua sampai tiga pelatihan, alhamdulillah minat masyarakat sangat luar biasa. Khususnya pada pelatihan ini, yang diadakan selama lima hari, dan tentunya akan ada evaluasi setelah selesai pelatihan,” ujarnya.
Diana mengaku, pelatihan yang diadakan tersebut sudah terintegrasi dengan bursa kerja di beberapa perusahaan. Bahkan, pada jenis pelatihan hygiene and sanitation itu ada yang menawarkan untuk ikut bekerja ke luar negeri.
“Ada yang menawarkan, mereka yang ikut pelatihan hygiene and sanitation itu bisa bekerja ke luar negeri, dan saya rasanya peluang ini bisa ditangkap oleh masyarakat kita,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur PPI Curug Agus Tono mengatakan, pelatihan untuk membantu masyarakat mempunyai keterampilan kerja khususnya pada politeknik penerbangan.
“Alhamdulillah Disnakertrans Kabupaten Serang, selalu membantu kami supaya bisa tepat guna dan tepat sasaran. Saya ingin masyarakat punya keahlian, agar bisa membuka lapangan kerja sendiri, atau dia dapat bekerja di lapangan pekerjaan yang tersedia di Kabupaten Serang,” katanya.
Agus mengaku, bantuan pelatihan ini akan terus diberikan setiap tahunnya, selama PPI Curug ini masih berdiri, namun bantuannya akan berkurang seiring dengan mereka yang ikut pelatihan sudah mendapatkan pekerjaan.
“Kalau semuanya sudah bekerja, berarti tidak diperlukan lagi yang namanya pelatihan, karena adanya pelatihan ini untuk mereka yang belum bekerja. Tentu, kedepannya akan terus kami bantu berikan bantuan pelatihan kerja tersebut kepada masyarakat Kabupaten Serang,” ujarnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi











