PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah pedagang beras di Pasar Badak Pandeglang kini merasa lega dengan turunnya harga beras. Pasalnya, sejak terjadi kenaikan harga beras, omzet para pedagang menurun drastis hingga 30 persen.
Edi, salah satu pedagang beras di Pasar Badak Pandeglang, menyatakan bahwa sejak harga beras naik, penjualannya sempat mengalami penurunan signifikan karena minimnya pembeli yang datang ke kiosnya.
Bahkan, ia mengaku kesulitan untuk mencukupi pengeluaran harian karena jumlah pembeli yang sangat berkurang.
Namun, dengan turunnya harga beras, omzet penjualannya mulai mengalami kenaikan.
Edi mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan beberapa minggu sebelumnya, omzet penjualannya mengalami penurunan akibat harga yang tinggi.
“Alhamdulillah, sekarang penjualan sedikit mengalami kenaikan. Sebelumnya, saya bahkan kesulitan untuk mencukupi pengeluaran harian,” kata Edi, Minggu, 3 Maret 2024.
Ia mengakui bahwa harga beras yang mulai turun telah mempengaruhi jumlah pembeli, meskipun belum sebanyak sebelum terjadi kenaikan harga.
“Saya berharap harga bisa terus turun dan stabil sehingga kami para pedagang juga tidak kesulitan dalam menjual dagangan kami,” ucapnya.
“Semoga Pemerintah memiliki strategi untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.
Didi, seorang pedagang beras di Pasar Badak Pandeglang, juga menyatakan hal yang sama. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, penjualannya mulai meningkat dari sebelumnya.
“Walaupun belum sepenuhnya normal, tapi dibandingkan saat harga naik, kondisi sekarang sudah jauh lebih baik. Pembeli juga sudah mulai ramai lagi,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











