SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Gubernur Banten Al Muktabar berencana memborong semua atau breakout saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten.
Diketahui, saat ini Pemprov Banten hanya memiliki 66,11 persen saham Bank Banten. Sedangkan sisanya milik publik.
Kata dia, saham Bank Banten yang fluktuatif adalah milik publik. “Yang berfluktuasi itu saham publik. Kenapa berfluktuasi, karena ada aturan yang membuatnya. Dulu limit saham terendah Rp50. Sekarang ada aturan baru, limit itu fluktuatif berdasarkan mekanisme pasar,” terang Al di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Senin, 22 April 2024.
Al sedang menunggu nilai saham sampai titik terakhir. “Kita breakout, kita beli semua sahamnya. Sehingga Bank Banten itu milik kita sendiri karena dulu pada waktu dapat Bank Banten sudah Tbk (perusahaan terbuka-red),” ungkapnya.
Kata dia, apabila perusahaan terbuka itu menjadi kendala, maka pihaknya akan menyiapkan solusinya.
Diketahui, harga saham Bank Banten pernah anjlok secara perlahan dari Rp50 menjadi Rp20 per lembar. Namun, sejak pekan lalu, harga saham eks Bank Pundi itu rebound. Kini harga saham Bank Banten mencapai Rp28 per lembar.
Reporter : Rostinah
Editor: Aas Arbi











