LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Hujan dengan intesitas tinggi mengakibatkan sebanyak 30 rumah di Desa Gubugan Cibereum, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, terdampak banjir sekira pukul 07.00 WIB, karena luapan Sungai Cibereum, Jumat 26 April 2024.
Dampak banjir juga meremdam jalan desa di Desa Gubugan Cibereum dengan ketinggian air 40-70 centimeter. Saat ini banjir masih merendam beberapa rumah milik warga yang dekat dengan bantaran sungai.
Selain itu luapan Sungai Cisimeut di Kampung Kampung Janglapa, Desa Sangkamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, mengakibatkan puluhan rumah yang ada di bantaran sungai terendam banjir hingga masuk ke dalam rumah sekira pukul 16.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan genangan air terjadi setelah Sungai Cibereum dan Cisimeut meluap usai diguyur hujan semalaman.
“Banjir belum merendam rumah, tapi 40 KK terdampak di Desa Gubugan Cibereum. Yang terendam itu jalan desa dan jembatan gantung sehingga tidak bisa dilintasi warga,”kata Febby saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 26 April 2024
Lebih lanjut Febby menyampaikan, banjir juga berdampak pada salah satu pondok pesantren (Ponpes) di wilayah sekitar. “Relawan sudah siaga untuk evakuasi maupun memberikan arahan kepada korban terdampak,”tandasnya.
Diketahui, ada 4 Kampung yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Cibereum. Masing – masing Kampung Lojor, Bongkok, Cidadap, Jamlaung, Kecamatan Maja dan Desa Sangkanmanik, Kecamata Cimarga.
Sementara itu, salah seorang warga Cimarga Dedi menuturkan saat ini sudah surut. Namun, ia juga khawatir akan banjir kembali jika masih terjadi hujan.
“Kalo masih hujan bisa jadi akan terus merendam rumah warga disini, karena saat ini masih hujan walau sudah tidak terlalu deras seperti tadi sore,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











