SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sekira 500 pengunjung meriahkan kegiatan Semarak Bulan Merdeka Belajar yang dilaksanakan oleh lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) di Provinsi Banten.
Lima UPT Kemendikbudristek di Provinsi Banten itu di antaranya, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VIII, Balai Guru Penggerak, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan Kantor Bahasa.
Koordinator Semarak Hardiknas 2024, Afrizal Sihotang mengatakan, kegiatan semarak bulan merdeka belajar tersebut dirancang untuk membumikan program-program Kemendikbudristek secara luas terutama di Provinsi Banten.
“Ini acara yang luar biasa yang kami ramu untuk istilahnya memperkenalkan atau sudah membumikan program-program Kemendikbud di Provinsi Banten,” kata Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Minggu, 19 Mei 2024.
ia mengaku sangat senang melihat antusiasme para pengunjung hadir dalam kegiatan ini.
Hal ini juga terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang yakni mencapai 500 orang selama tiga hari pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Auditorium Untirta, Sindangsari.
“Pengunjung antusias terdiri dari mahasiswa, orang tua, guru adik-adik, siswa-siswi, mahasiswa semuanya,” jelasnya
Dia berharap agar ke depan, program Merdeka Belajar terus berlanjut meskipun telah berganti Presiden.
“Kami di awal sudah menginformasikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat bermanfaat, ini semua informasi-informasi penting untuk diketahui masyarakat tentang dunia pendidikan apalagi Merdeka Belajar harapan ke depannya semoga kegiatan ini terus berlanjut walaupun pergantian Presiden,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, M Hafidz Nur Mubarak menilai program Merdeka Belajar sangat dirasakan manfaatnya olehnya dan rekan lainnya. Ia dipertemukan dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan bisa saling mengenal budaya daerah terutama di budaya Banten.
Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan semester 4 ini mengatakan, sudah mencicipi kuliner khas Banten, belajar membatik, menyambangi keindahan alam Banten dan lainnya sehingga Ia mendapatkan pengalaman baru.
“Dengan program Merdeka Belajar ini saya mengetahui budaya yang ada di luar daerah asal dan dipertemukan dengan mahasiswa berbeda, kita mengenal budaya di Banten, mencicipi kuliner, bajar membatik, mengunjungi keindahan alamnya, kita mendapatkan pengalaman baru dan bertemu dengan teman berbagai daerah,” jelasnya.
Mahasiswa asal Universistas Lambung Mangkurat, Kalimatan Selatan yang tengah mengikuti program Merdeka Belajar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tersebut menilai kegiatan ini juga sekaligus ajang silaturahmi dengan mahasiswa lainnya. “Ini sangat bermanfaat, semoga ke depan terus berlanjut,” pungkasnya.
Diketahui, dalam kegiatan ini setiap UPT menghadirkan pameran bidang pendidikan dan kebudayaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Workshop Warisan Budaya dalam Seni Kriya oleh BPK Wilayah VIII, Workshop Krida Duta Bahasa oleh Kantor Bahasa Banten, Talkshow Quo Vadis Kampus Merdeka oleh Untirta, Konsultasi Implementasi Kurikulum Merdeka dan Praktik Sains Menyenangkan oleh BPMP Provinsi Banten, dan Lomba Mendongeng dengan Bahasa Daerah oleh Kantor Bahasa Banten.
Editor : Merwanda











