SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Koalisi Banten Maju yang digagas Gerindra, PKS, PAN, NasDem, PSI, PKB dan PPP dalam menghadapi Pilkada Banten, bisa saja pecah jika diantara partai tidak bisa menjaga perbedaan.
Hal itu diutarakan pengamat politik dari Election and Democracy Stuides, Yhannu Setiawan. Menurut Yhannu, didalam koalisi akan terjadi perbedaan, sehingga diantara parpol harus mampu mengelola perbedaan sehingga tidak menimbulkan konflik ditibuh koalisi.
“Kalau ada dua hal yg berbeda misalnya, nak kalo yg berbedanya banyak, ya bisa saja yang sudah nempel itu terlepas,” ujar Yhannu, Minggu, 30 Juni 2024.
Menurut Yhannu, koalisi itu asal katanya berasal dari bahasa Latin, yaitu “coalescere” artinya ‘saling menempelkan atau mengikatkan dua hal’.
“Secara umum, koalisi adalah aliansi atau kerja sama untuk periode waktu yang terbatas dalam rangka demi mencapai tujuan tertentu,” ungkapnya.
Maka dari itu, sambungnya koalisi yang dibangun oleh Koalisi Banten Maju bukanlah koalisi permanen, melainkan koalisi yang dibangun atas dasar saling menguntungkan dengan agregat waktu yang ditentukan.
“Bisa jadi, koalisi dalam waktu seminggu, 2 minggu atau hanya sampai waktu tertentu,” tandasnya.
Editor : Merwanda











