SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Manajemen RSUD Cilograng mulai berbenah untuk segera operasional. Pj Gubernur Banten Al Muktabar telah menunjuk sejumlah pejabat untuk mempersiapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Banten bagian selatan itu melalui surat perintah tugas Nomor 800.1.11.1 yang berlaku sejak 1 Juli 2024.
Direktur RSUD Banten dr Danang Hamsah Nugroho ditunjuk untuk menjadi Plt Direktur RSUD Cilograng. Ia mengaku bahwa jajaran manajemen sedang mempersiapkan dan mendata serta mengamankan aset untuk siap operasional melayani kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan di wilayah kerjanya.
“RSUD Cilograng adalah rumah sakit tipe C dan akan terakreditasi nasional demi melayani dan menjaga kualitas layanan kepada Masyarakat,” ujar Danang.
Ia mengaku seluruh manajemen masih terdiri dari Plt. Selain dirinya, ada juga Plt Sekretaris, Plt Kepala Bidang Penunjang, Plt Kepala Bidang Pelayanan Medis, Plt Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Plt Kepala Seksi Rawat Inap dan Rawat Jalan, dan Plt Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Gawat Darurat mulai berkantor di RSUD Cilograng sejak menerima surat perintah tugas dari Pj Gubernur.
Danang mengungkapkan ada beberapa hal yang sudah dilaksanakan manajemen RSUD Cilograng. Mulai dari apel yang diikuti manajemen RSUD Cilograng serta jajaran satuan pengamanan dan petugas kebersihan, menanam pohon, serta memeriksa dan identifikasi bersama ruangan rumah sakit.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, RSUD Cilograng merupakan bagian dari pemerintah hadir memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat sekitar. “Kelembagaan organisasinya telah kita bentuk. Alat-alat kesehatan sudah siap,” tegas Al.
Dijelaskan, RSUD Cilograng beroperasi sebagai rumah sakit tipe C yang meemberikan pelayanan rawat jalan dan rawat inap pada masyarakat di wilayah perbatasan. Bahkan, mess untuk paramedis dan staff sudah siap agar tenaga kesehatan yang bertugas betah.
“Para medis harus betah karena bagian dari pengabdian. Termasuk kesiapan pada penempatan,” ungkapnya. Pada tahap awal operasional, pihaknya akan memaksimalkan tenaga medis yang ada untuk ditempatkan dalam penugasan. Penempatan SDM yang paling penting. Kita akan persiapan secara menyeluruh,” pungkas Al. (*)
Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











