SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Peta koalisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten saat ini sudah mengerucut, Gerindra pun sudah membuat poros Koalisi Banten Maju (KBM) bersama enam partai. Tidak mau kalah, Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP) berencana membentuk poros baru.
Sekretaris DPD PDIP Banten Asep Rahmatullah mengatakan, PDIP akan membentuk poros baru bersama partai yang belum bergabung dengan KBM.
Katanya, saat ini PDIP tengah intens melakukan komunikasi dengan Partai Golkar dan partai lainnya guna membentuk koalisi di Pilkada Banten ini.
“PDIP sudah saya sampaikan bahwa kami lagi intens melakukan kerjasama dengan Golkar, kita membangun komunikasi dengan partai yang belum tergabung KBM. Suasananya masih cair,” kata Asep, Jumat 5 Juli 2024.
Menurutnya, bukan hanya Golkar dan Demokrat yang belum tergabung ke dalam KBM, masih juga terdapat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
“PPP dan PKB lsetau saya belum, ini dinamis lah, masih mencari bagaimana pola kerjasama ini. Saya katakan pola kerjasama ini tdiak semudah melaksanakan Pilkada tidak serentak,” ungkapnya.
Soal isu poros baru, kata Asep, poros baru itu dapat terbentuk dalam artian poros yang bukan KBM. Namun yang jelas, poros ini nantinya akan bersangkutan dengan Pilkada di Kabupaten dan Kota.
“Koalisi di Pilkda ini bukan sekedar mau tidak mau, dalam artian koalisi ini didasari kerjasama politik, tentunya dengan memerhatikan variabel lain yaitu bagaimana Pilkada di Kabupaten dan Kota,” ucapnya.
“Misalnya di Lebak, PDIP sebagai basis juara di Lebak yang artinya jadi bahan pertimbangan. Kan semua tidak ada yang bisa melengang sendiri, semua harus melakukan kerjasama dan kerjasama itu ada berbagai variabel didalamnya,” sambungnya.
Lebih jauhnya, mantan Ketua DPRD Banten ini mengungkapkan bahwa koalisi PDIP akan terbentuk pada pertengahan Juli 2024 ini,”nanti kita akan umumkan endingnya seperti apa sebelum pendaftaran di KPU,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











