SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I DPP Golkar Andhika Hazrumy optimistis jika mantan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany akan terap maju sebagai bakal calon gubernur Banten pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten.
Andhika mengatakan, Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia telah menargetkan 60 persen kemenangan partai berlogo pohon beringin ini di Pilkada se Indonesia.
“Alhamdulillah pa Bahlil sudah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Golkar, setelah terpilih beliau akan berkonsentrasi untuk memenangkan kader potensial Golkar di Pilkada. Beliau menargetkan kemenangan 60 persen se Indoensia,” kata Andhika saat dihubungi Radar Banten disela-sela acara Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar tahun 2024 yang digelar di JCC, Jakarta, Rabu, 21 Agutus 2024.
“Aplikasi pemahaman kita adalah dari 60 persen itu termasuk di Banten,” sambungnya.
Dengan begitu, Golkar akan memprioritaskan kader potensial untuk maju dan memenangi Pilkada Banten. Mantan Wakil Gubernur Banten ini menuturkan, pengusungan Airin Rachmi Diany pada Pilkada Banten akan semakin menguatkan marwah Golkar di Tanah Jawara ini.
Dia yakin Menteri ESDM RI kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini akan mengusung Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten.
”Ini salah satu penguatan bagaimana menjaga marwah partai Golkar di Banten. Kita (Golkar-red) sudah menang di tujuh kabupaten dan kota juga provinsi pada Pemilu 2024 kemarin, dan kita mempunyai potensi untuk kembali menang di Pilkada Banten ini,” ungkapnya.
Seperti yang diketahui, Bahlil Lahadalia secara resmi terpilih menjadi Ketua Umum partai Golkar menggantikan Airlangga Hartanto yang sebelumnya mundur dari jabatannya. Bahlil terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal.
Ketua Pimpinan Sidang Munas Ke-XI Partai Golkar Adies Kadir mengatakan, hampir seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat I dan II telah sepakat untuk memilih Bahlil menjadi Ketum Golkar. Bahlil pun kini memiliki kewenangan penuh untuk menentukan menyusun kepengurusan Golkar.
“Artinya beliau lah yang akan mengatur komposisi kepengurusan DPP partai golkar periode 2024-2029 ini,” tuturnya.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar ini menyampaikan, dengan kewenangan penuh itu, Bahlil dapat menentukan pilihan dewan pembina, dewan kehormatan, dewan etik, ketua harian, dan sekretaris jenderal. “Beliau tentunya akan menentukan siapa-siapa. Mestinya kalau hari ini kan harus oleh sekretaris dulu ya, harus ada sekretaris. Mungkin kalau nama sekretaris udah ada di kantong beliau ya,” ujarnya.
Dalam acara Munas, Bahlil menerima secara simbolis bendera partai Golkar dari pimpinan sidang. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu mengaku siap menjalankan amanah khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas.
“Saya menerima panji Partai Golkar untuk dikibarkan di seluruh wilayah Republik Indonesia dari Aceh sampai Papua untuk menuju kemenangan dalam rangka menyongsong Indonesia masa depan,” ucap Bahlil.
Editor : Merwanda











