LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Nageri (SMPN) di Kabupaten Lebak kosong kepala sekolah.
Saat ini, puluhan sekolah ini dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Banyaknya lowongan kepala sekolah ini dipicu lantaran banyaknya mereka yang pensiun.
Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak mencatat, terdapat 75 sekolah yang dijabat Plt. Rinciannya, 2 TK, 57 SD, dan 16 SMP.
Kabid Pembinaan Ketenagaan Bahasa dan Sastra pada Dindik Lebak, Hidayatullah mengatakan, secara administrasi kepala sekolah yang dijabat Plt tidak ada permasalahan. Namun, jabatan kepala sekolah yang dijabat oleh definitif akan lebih baik dibanding Plt.
“Emang, sangat terganggu, untuk pengisian harus melalui aplikasi kemdikbud,” katanya, Kamis, 19 September 2024.
Meski dijabat oleh Plt alias mesti banyak kepsek yang terpaksa merangkap tugas di dua sekolah, kegiatan belajar mengajar (KBM) masih dapat berjalan dengan lancar.
“Sampai sekarang kendala sih tidak ada. Administrasi walaupun dijabat Plt semuanya tetap berjalan lancar. Tentunya akan lebih baik kalau dia definitif. Begitu juga dengan prestasi akademik maupun non akademik masih bisa kita raih,” ujarnya.
Salah seorang kepala SD di Kecamatan Kalanganyar yang enggan disebutkan namanya mengaku harus mempunyai ekstra pemikiran lebih mengingat harus memantau KBM di dua sekolah sekaligus.
“Lumayan juga kan jarak sekolah depinitif dengan tugas tambahan di sekolah lain. Beruntungnya, kini dengan tekhnologi bisa teratasi,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











