LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), terus mengintervensi ruas jalan rusak di Kabupaten Lebak.
Meski demikian dalam menangani jalan rusak, Pemkab Lebak melakukan skala prioritas di antaranya ruas jalan menuju obyek wisata. Seperti Jalan Raya Rangkasbitung-Leuwidamar menuju wisata Baduy dan Jalan Rangkasbitung-Malingping (wisata Pantai Bagedur dan Sawarna).
“Anggaran yang kita miliki terbatas, karenanya ada skala prioritas dalam menangani ruas jalan yang belum mantap. Seperti jalan strategis berhubungan dengan antar Kabupaten atau volumenya cukup tinggi terutama jalan menuju objek wisata,” ujar kepala Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatupika, Sabtu 12 Oktober 2024.
Dia mengatakan, jalan menuju destinasi wisata, memang menjadi salah satu target utama pembangunan seiring dengan visi Bupati Lebak menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal.
“Konsentrasinya tetap ke jalan-jalan yang memang strategis. Pembangunan di ruas jalan menuju Lebak selatan misalnya, secara tidak langsung bisa mengakomodir perbaikan menuju jalur wisata, walaupun, memang titik perbaikannya tidak terfokus ke arah salah satu lokasi wisata,” ujarnya.
Dia mengatakan, saat ini dari total kilometer jalan miilk Pemkab Lebak 75 persen dalam kondisi mantaf atau baik.
“Dari 749,37 kilometer jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Lebak 75,04 persen atau 562,306 persen jalan yang sudah tertangani dan sisanya 24,96 atau 187,064 persen kondisi jalan di Lebak belum mantap,” katanya.
Terpisah kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak Imam Rismahayadin mengatakan, majunya sektor pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan satu Dinas saja. Namun ada sejumlah faktor pendukung yang perlu juga mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya kondisi infrastruktur jalan sebagai faktor utama penunjang.
“Tentunya, bila akses jalan ke lokasi wisata baik, orang tidak akan berpikir dua kali untuk berkunjung ke tempat wisata untuk refresing. Tapi, bila kondisi infrastruktur jalan rusak wisatawan pastinya enggan untuk datang,” kata mantan Sekretaris Dishutbun Lebak ini.
Menurutnya, mempromosikan lokasi wisata di Kabupaten Lebak akan lebih maksimal jika kondisi infrastruktur jalan menuju lokasi wisatanya pun baik. Apalagi, sejumlah obyek wisata di Lebak, terutama wisata pantai tidak kalah dengan pantai-pantai lainnya yang ada di Banten.
“Kami berharap, ke depan secara berkala ruas jalan yang memang menuju lokasi wisata bisa terakomodir sehingga orang dari luar Lebak mau kembali lagi datang berkunjung,” ujarnya.
Editor: Mastur Huda











