SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Serang 2024 tidak mencapai target yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang. Target partisipasi sebesar 80 persen hanya tercapai 72 persen, dengan faktor cuaca, khususnya hujan deras, menjadi penyebab utama kegagalan ini.
Meskipun tidak memenuhi target, KPU Kota Serang mencatatkan peningkatan dibandingkan Pilkada 2018 yang hanya mencapai 69 persen. “Kami anggap ini luar biasa meski belum mencapai target. Kami menargetkan partisipasi 77 hingga 80 persen,” ujar Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kota Serang, Iip Patrudin.
Iip menjelaskan, hujan deras yang terjadi pada hari pemungutan suara, 27 November 2024, mempengaruhi tingkat partisipasi, terutama di Kecamatan Taktakan yang mencatatkan angka partisipasi paling rendah, yakni 69 persen. Hujan yang turun antara pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB menyebabkan beberapa kendala, salah satunya di Kelurahan Cilowong. “Di sana, satu TPS ambruk karena hujan deras, dan pemungutan suara terpaksa dipindahkan ke masjid terdekat,” ungkap Iip.
Meskipun demikian, KPU Kota Serang berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan pemungutan suara dapat berjalan lancar meski terkendala cuaca.
Editor : Merwanda











