CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan dengan intensitas tinggi kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Cilegon.
Di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, ratusan warga terpaksa terdampak akibat luapan air yang menggenangi permukiman dan akses jalan.
Banjir terjadi setelah air meluap di sekitar jembatan samping Polsek Cibeber, sehingga merendam lingkungan warga. Genangan air membuat aktivitas masyarakat terganggu dan sebagian warga membutuhkan penanganan medis hingga evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon langsung mengerahkan Tim Asesmen, Tim Pertolongan Pertama, serta ambulans ke lokasi banjir.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta kebutuhan mendesak di lapangan.
Berdasarkan hasil pendataan bersama RT dan RW setempat, banjir di Lingkungan Sambirata berdampak pada 185 kepala keluarga (KK) atau sekitar 570 jiwa.
Rinciannya, RT 06 sebanyak 40 KK atau 120 jiwa, RT 05 sebanyak 60 KK atau 180 jiwa, RT 04 sebanyak 45 KK atau 150 jiwa, dan RT 03 sebanyak 40 KK atau 120 jiwa.
Selain melakukan asesmen, PMI Kota Cilegon juga menyiagakan satu unit ambulans untuk merespons kondisi darurat warga. Hal ini dilakukan menyusul adanya laporan warga yang mengalami gangguan pernapasan dan membutuhkan suplai oksigen.
Dalam penanganan tersebut, Tim Pertolongan Pertama PMI memberikan layanan medis kepada seorang warga bernama Titin Aryati (50), warga Linkungan Sambirata, Jalan Imam Bonjol RT 05 RW 03.
Pasien mengalami sesak napas dengan riwayat asma dan tekanan darah tinggi. Setelah mendapat penanganan awal di lokasi, pasien kemudian dirujuk ke RS Kurnia Cilegon menggunakan ambulans PMI atas permintaan keluarga.
Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, mengatakan bahwa PMI bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warga terdampak banjir.
“PMI Kota Cilegon segera melakukan asesmen, layanan pertolongan pertama, serta dukungan ambulans. Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar keselamatan warga dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat tertangani,” katanya.
Dalam penanganan banjir ini, PMI Kota Cilegon turut bersinergi dengan BPBD, Tagana, TNI, Polri, relawan, serta instansi terkait lainnya.
Editior: Bayu Mulyana











