slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Ulasan Buku Bangkitlah Gerakan Mahasiswa, Sebuah Seruan Perjuangan dan Perlawanan

Adam Fadillah by Adam Fadillah
02-02-2025 09:09:59
in Sosial Budaya
Ulasan Buku Bangkitlah Gerakan Mahasiswa, Sebuah Seruan Perjuangan dan Perlawanan

Buku Bangkitlah Gerakan Mahasiswa. Foto Dok. Intrans Publisher

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Buku Bangkitlah Gerakan Mahasiswa karya Eko Prasetyo adalah refleksi tajam tentang kondisi mahasiswa dan aktivis di Indonesia. Dengan bahasa yang lugas, kritis, dan penuh semangat perlawanan, buku ini mengajak mahasiswa untuk kembali memahami peran mereka sebagai agen perubahan.

Eko Prasetyo bukan sekadar mengkritik mahasiswa zaman sekarang yang dinilai semakin pragmatis. Tetapi juga memberikan analisis mendalam tentang mengapa semangat pergerakan mahasiswa meredup dan bagaimana membangkitkannya kembali.

Baca Juga :

Audiensi Bersama HMI, Kapolda Banten Tegaskan Polda Tidak Anti Kritik

Jadi Bagian Pemerintah, PKS Diminta Jadi Mata dan Telinga Pemkab Serang

12 Mahasiswa Didakwa Bakar dan Rusak Pos Polisi Ciceri Kota Serang

Mahasiswa Untirta Lolos Google Student Ambassador, Siap Dorong Literasi Teknologi Kampus

Melalui berbagai contoh sejarah, kritik terhadap sistem pendidikan dan strategi perjuangan, buku ini menjadi bahan bakar bagi mahasiswa yang ingin berjuang untuk keadilan sosial.

Ringkasan Buku

Bab 1 Sejarah Perlawanan Mahasiswa

Di awal buku, Eko Prasetyo menelusuri sejarah panjang pergerakan mahasiswa di Indonesia. Sejak zaman kolonial hingga Reformasi 1998, mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan perubahan sosial.

Namun, setelah Reformasi, peran mahasiswa mulai melemah. Gerakan mahasiswa kehilangan arah dan lebih banyak terfragmentasi ke dalam isu-isu sektoral yang kurang bergaung di tingkat nasional.

Bab 2 Mengapa Gerakan Mahasiswa Melemah?

Eko Prasetyo mengidentifikasi beberapa faktor utama yang menyebabkan merosotnya semangat perjuangan mahasiswa:

Komersialisasi Pendidikan

Kampus bukan lagi tempat untuk membangun intelektualitas kritis, tetapi lebih menjadi ladang bisnis. Mahasiswa dipaksa untuk fokus mengejar nilai dan sertifikasi, bukan membangun kesadaran sosial.

Pragmatisme dan Apatisme

Banyak mahasiswa lebih memilih jalur yang aman, seperti menjadi pegawai negeri atau profesional korporat, daripada terlibat dalam perjuangan sosial. Idealisme semakin terkikis oleh kebutuhan ekonomi dan tekanan sosial.

Represi Negara dan Stigma Negatif

Aktivis mahasiswa kerap mendapat tekanan dari negara dalam bentuk kriminalisasi, ancaman akademik, hingga kekerasan. Selain itu, media sering kali menggambarkan demonstrasi mahasiswa sebagai tindakan anarkis, yang membuat banyak mahasiswa ragu untuk terlibat.

Pengaruh Media Sosial

Meskipun media sosial menjadi alat penyebaran informasi yang cepat, aktivis digital sering kali membuat mahasiswa terjebak dalam clicktivism—sekadar berkomentar dan membagikan berita tanpa aksi nyata di lapangan.

Bab 3 Memetakan Ulang Perjuangan Mahasiswa

Dalam bab ini, Eko Prasetyo menegaskan bahwa gerakan mahasiswa harus beradaptasi dengan perubahan zaman tetapi tetap mempertahankan semangat perjuangannya. Ia mengusulkan beberapa strategi:

Membangun Basis Akar Rumput

Mahasiswa harus kembali dekat dengan rakyat, memahami permasalahan mereka, dan menjadi jembatan antara akademisi dan masyarakat.

Memanfaatkan Media Digital Secara Cerdas

Alih-alih hanya menjadi ajang debat dan propaganda, media sosial harus digunakan untuk mengorganisasi gerakan, membangun kesadaran, dan menyebarkan informasi yang akurat.

Memperkuat Solidaritas Antarorganisasi

Salah satu kelemahan gerakan mahasiswa saat ini adalah terfragmentasi. Mahasiswa harus belajar dari sejarah, di mana keberhasilan gerakan selalu didukung oleh solidaritas yang kuat.

Menanamkan Kembali Idealisme

Kampus seharusnya menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sosial dan kritisisme, bukan sekadar mencari gelar.

Bab 4 Mahasiswa dan Tantangan Masa Depan

Di bagian akhir buku, Eko Prasetyo menyoroti tantangan baru yang dihadapi mahasiswa di era modern:

Krisis Ekonomi dan Politik

Situasi global yang semakin kompleks membutuhkan mahasiswa yang lebih peka terhadap dinamika ekonomi dan politik, baik nasional maupun internasional.

Teknologi dan Kapitalisme Digital

Mahasiswa harus memahami bagaimana kapitalisme digital membentuk opini publik dan bagaimana mereka bisa menggunakan teknologi untuk perjuangan sosial.

Pola Baru Rezim Otoritarian

Meskipun Indonesia sudah mengalami Reformasi, pola otoritarianisme masih bisa muncul dalam bentuk baru—melalui regulasi yang menekan kebebasan berpendapat, pengawasan digital, dan kooptasi terhadap organisasi mahasiswa.

Kesimpulan

Bangkitlah Gerakan Mahasiswa adalah buku yang wajib dibaca oleh mahasiswa, aktivis, dan siapa saja yang peduli terhadap perubahan sosial. Buku ini mengingatkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa.

Editor: Mastur Huda

Tags: Bangkitlah MahasiswaEko PrasetyoFeodalismeGerakan MahasiswaMa'had MelawanmahasiswaoligarkipemerintahreformasiRevolusi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Alat Pengukur Kualitas Udara di PCI Cilegon Tidak Berfungsi

Next Post

600 Hektare Sawah di Pandeglang Alih Fungsi Jadi Jalan Tol Hingga Perumahan

Related Posts

Audiensi Bersama HMI, Kapolda Banten Tegaskan Polda Tidak Anti Kritik
Umum

Audiensi Bersama HMI, Kapolda Banten Tegaskan Polda Tidak Anti Kritik

by Fahmi
Sabtu, 9 Mei 2026 08:03

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID– Kepolisian Daerah Banten terus memperkuat sinergitas dengan kalangan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam menjaga kondusivitas dan pembangunan sosial...

Read moreDetails

Jadi Bagian Pemerintah, PKS Diminta Jadi Mata dan Telinga Pemkab Serang

12 Mahasiswa Didakwa Bakar dan Rusak Pos Polisi Ciceri Kota Serang

Mahasiswa Untirta Lolos Google Student Ambassador, Siap Dorong Literasi Teknologi Kampus

Satgas MBG Pandeglang Tegaskan Dapur Wajib Patuhi SOP

Syiar Ramadhan Al-Khairiyah 2026, Ali Mujahidin Dorong Mahasiswa Perkuat Pengabdian Sosial

HUT Kota Tangerang ke-33 Diwarnai Aksi Mahasiswa, Berujung Dialog

Refleksi 1 Tahun Andra-Dimyati: Mahasiswa Banten Soroti Pungli Tenaga Kerja hingga Ketimpangan Selatan

Konferda ke-VI, Endang Kurnia Terpilih sebagai Ketua DPD GMNI Banten

Sebanyak 98 SPPG Program Makan Bergizi Gratis Tersebar di Pandeglang

Next Post
600 Hektare Sawah di Pandeglang Alih Fungsi Jadi Jalan Tol Hingga Perumahan

600 Hektare Sawah di Pandeglang Alih Fungsi Jadi Jalan Tol Hingga Perumahan

Kurir yang Rudapaksa Anak Pemesan Paket di Kramatwatu Serang Segera Diadili

Kurir yang Rudapaksa Anak Pemesan Paket di Kramatwatu Serang Segera Diadili

Kasus Penggelapan Excavator, Bos Alat Berat Rugi Rp400 Juta

Kasus Penggelapan Excavator, Bos Alat Berat Rugi Rp400 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21
17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 19:54
Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 19:38
Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Dewan Pembina LPTQ Kabupaten Serang Janji Beri Bonus Jika Raih Juara Umum MTQ Provinsi

Sabtu, 9 Mei 2026 17:58
Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Cari Potensi Terbaik, LPTQ Kabupaten Serang Gelar Pembinaan di Lima Zona

Sabtu, 9 Mei 2026 17:44
Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Zulhas: Tanah dan Tambang Bukan Milik Orang yang “Nyolong-Nyolong”

Sabtu, 9 Mei 2026 17:31
Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Zulhas Ungkap PAN Pernah Dihabisi, Banyak Bupati Masuk Penjara

Sabtu, 9 Mei 2026 17:21

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

17 Janji Prioritas Pemkot Cilegon Dipertanyakan, DPRD Minta LKPJ Dibuka ke Publik

by Mastur Huda
Sabtu, 9 Mei 2026 19:54

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mempublikasikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban...

Bedah rumah tangsel

Pemkot Tangsel Targetkan Bedah Rumah Sebanyak 329 Unit pada Tahun 2026

by Agung S Pambudi
Sabtu, 9 Mei 2026 19:38

CIPUTAT,RADARBANTEN.CO.ID–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pasang targetkan ada 329 unit rumah dibedah menjadi Rumah Layak Huni pada 2026 Wali Kota...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak