CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–Forum Mahasiswa Cilegon menggelar aksi di depan gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon pada Senin (24/2) dengan sejumlah tuntutan untuk Walikota dan Wakil Walikota, Robinsar-Fajar Hadi Prabowo.
Mahasiswa yang tergabung dalam FMC berasal dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa (GEMA) Al-Khairiyah.
Aksi yang bertajuk Pemimpin Baru, Musibah atau Berkah ini membawa sejumlah tuntutan dari mulai honor guru dan pihak ketiga yang belum diselesaikan, komitmen anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), menjamin keterlibatan mahasiswa, keterbukaan informasi publik dan realisasi janji kampanye.
“Adapun tuntutan yang tertera adalah segera menyelesaikan hutang pembayaran kepada para guru, kontrakor dan pihak yang belum dibayarkan oleh pemerintah Kota Cilegon, Berkomitmen untuk tidak melakukan politisasi dan monopoli atas nama rakyat yang berpontensi merugikan masyarakat Kota Cilegon, ” ucap Ibnu Adha atau yang lebih dikenal sebagai Nuskay sebagai kordinator lapangan.
Nuskay menambahkan ada beberapa tuntutan lain diantaranya adalah menjamin Keterlibatan Mahasiswa dan komponen masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pembuatan keputusan Pemerintah yang berorientasi kepentingan masyarakat, Tidak akan melakukan praktek KKN.
“Menuntaskan, menjalankan dan menjelaskan janji serta program yang disampaikan pada pemilihan Pilkada Kota Cilegon 2024, Pengawasan dan optimalisasikan BUMD sebagai sumber PAD Kota Cilegon, ” tambahnya.
Dirinya juga menambahkan sejumlah tuntutan perihal pengentasan pengangguran di Kota Cilegon dan keterbukaan Informasi publik.
Masa aksi dari FMC yang telah melakukan aksi selama kurang lebih satu jam, akhirnya ditemukan oleh Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo yang kemudian memberikan sejumlah jawaban terhadap tuntutan masa aksi.
Namun Fajar enggan untuk menandatangani Pakta Integritas yang disediakan oleh FMC dengan alasan tidak ingin melangkahi Walikota Cilegon Robinsar yang tengah melaksanakan retret.
Masa aksi kemudian melanjutkan orasi, setelah bernegosiasi dengan Fajar untuk menjadwalkan ulang pertemuan mahasiswa dan Walikota Cilegon.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











