PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) Kabupaten Pandeglang berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan guru honorer di sekolah atau madrasah swasta. Kesejahteraan guru honorer swasta menjadi fokus perjuangan FGSNI karena masih dilirik sebelah mata oleh pemerintah.
Ketua FGSNI Kabupaten Pandeglang Arnudin Fikri mengatakan, FGSNI mendorong kesejahteraan guru swasta agar mendapatkan keadilan sama.
“Agar jangan sampai guru honorer swasta mendapatkan perlakuan diskriminasi. Untuk itu kita meminta kebijakan pemerintah pusat untuk melirik karena semua guru itu sama-sama terlahir mendidik generasi penerus bangsa,” katanya seusai acara pelantikan pengurus FGSNI Kabupaten Pandeglang di Aula Kemenag Pandeglang, Selasa, 25 Februari 2025.
Arnudin menegaskan, dalam upaya mendapatkan rasa keadilan, FGSNI, sebelumnya sudah melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Agama RI. Kemudian dengan wakil rakyat di DPR RI.
“Kita beraudiensi dengan Komisi II dan Komisi VIII, dan juga BKN, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Kita bergerak kita berjuang bersama di FGSNI,” katanya.
Arnudin mengajak, semua guru semangat dan berjuang bersama FGSNI.
“Mari kita semangat, hari ini langkah awal pergerakan kita bagaimana mendorong semua regulasi-regulasi yang urgent pada guru-guru swasta honorer. Karena masya Allah saja, dan nanti kita kolaborasi dengan pemerintah daerah kabupaten dan provinsi serta DPRD,” katanya.
Ia mendorong pemda agar dapat merealisasikan sebuah kebijakan daerah untuk memberikan honor daerah kepada guru honorer di madrasah.
“Kalau daerah kabupaten tidak mungkin, kalau provinsi kita audiensi dengan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah. Semoga provinsi bisa memberikan honda untuk guru honorer swasta,” katanya.
Selain mendorong kesejahteraan, Arnudin juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun kementerian agama untuk meningkatkan mutu kualitas guru.
“Lahirnya generasi hebat tentu guru-gurunya hebat. Maka mari kita berkolaborasi bekerjasama, melakukan pembinaan-pembinaan terhadap guru, dan mendorong bagi guru-guru belum bersertifikasi agar mendapatkan sertifikasi,” katanya.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengucapkan, terima kasih banyak atas undangan dari FGSNI.
“Ini merupakan suatu kehormatan, suatu kebahagiaan buat kami bisa berkumpul bersama keluarga besar FGSNI,” katanya.
Semoga para guru semakin solid dan mengabdikan diri untuk melahirkan bibit-bibit tunas bangsa yang handal yang profesional.
“Yang bisa menjadi generasi penerus bangsa, dan menjadi kebanggan keluarga, masyarakat dan bangsa. Karena pengabdian guru ini pengabdian yang tiada akhir,” katanya.
Pengabdian guru ini bagaikan pahlawan tanpa tanda jasa.
“Sebagai bukti saya berdiri di sini menjadi Wakil Bupati dan Pak Ali Fahmi Sumanta menjadi Sekda, bapak Lukmanul Hakim menjadi Kepala Kemenag tanpa didikan guru,” katanya.
Editor : Aas Arbi











