SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan anggota Polda Banten belum mempunyai rumah layak huni. Kondisi ini menjadi perhatian Kapolda Banten, Irjen Pol Suyudi Ario Seto.
Suyudi mengatakan, dari total 7.831 anggota Polda Banten, terdapat 1.358 di antaranya yang belum mempunyai rumah. Mereka masih tinggal bersama keluarganya atau pun menyewa kamar atau rumah.
“Dari 7.831 total personel Polda Banten, masih ada 1.358 personel yang belum memiliki rumah,” ujarnya usai acara peletakan batu pertama pembangunan rumah di Perumahan Banjarsari Homeland, Jalan Cibebek Sewor, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa, 4 Maret 2025.
Untuk membantu menyiapkan tempat tinggal yang layak bagi anggotanya, Polda Banten bekerja sama dengan pengembang Perumahan Banjarsari Homeland.
Di perumahan ini terdapat tipe 36/72.
“Khusus anggota Polri yaitu tipe 36/72 luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 72 meter persegi,” katanya.
Di perumahan tersebut, sedang dibangun 100 unit rumah khusus bagi anggota Polri.
Lokasi rumah yang berdekatan dengan Mapolda Banten ini sangat direkomendasikan bagi anggota Polda Banten agar dapat lebih cepat tiba di kantor.
“Unit yang dilakukan ground breaking ada 100 rumah,” ucap perwira tinggi Polri ini.
Kapolda menyarankan agar kesempatan memiliki rumah tersebut diambil. Sebab, rumah subsidi tersebut dapat dicicil selama 15 tahun dengan cicilan di bawah Rp 2 juta per bulan.
“Cicilannya flat selama 15 tahun,” tegas alumnus Akpol 1994 ini.
Pembangunan rumah untuk anggota Polda Banten ini, jelas Kapolda, bekerja sama dengan dua bank milik pemerintah.
Di perumahan tersebut, 326 unit rumah yang sudah terjual. Unit yang sudah diserahkanterimakan kuncinya sebanyak 158 rumah dan belum diserahterimakan kuncinya ada 168 unit.
“Sedangkan untuk unit yang telah dibangun ada 264 rumah, dan yang masih proses pembangunan ada 62 rumah,” katanya.
Kapolda menambahkan, pemenuhan kebutuhan rumah tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Ia berharap, kerja sama tersebut terus terjalin lebih baik dan anggotanya semakin sejahtera serta tinggal di rumah yang layak huni.
“Program bapak Presiden ini bisa ditindaklanjuti lebih banyak lagi oleh pihak pengembang karena program ini sangat bermanfaat untuk anggota kita,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











