PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menyikapi kondisi cuaca ekstrim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu tetap berhati-hati dan waspada terkait bencana longsor dan angin kencang.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Pandeglang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan cuaca di wilayah tersebut mengalami fluktuasi dan diperkirakan akan terjadi hujan lebat.
“Kemarin kami mengikuti rapat via Zoom dengan tingkat Provinsi Banten. Memang cuaca naik turun, ada masa tenang, lalu diprediksi akan terjadi hujan lebat,” ungkapnya, pada Rabu 5 Maret 2025.
Nana menjelaskan bahwa hujan yang terjadi tidak merata di seluruh wilayah Pandeglang. Namun, berdasarkan prediksi cuaca, beberapa hari ke depan akan ada hujan lebat yang mengarah ke masa peralihan musim atau pancaroba.
“Hari ini memang ada hujan, tapi tidak terlalu signifikan. Informasi dari BMKG menyebutkan bahwa pada 11 Maret mendatang diprediksi ada hujan lebat, meski tidak se-ekstrem bulan-bulan sebelumnya karena ini menuju musim kemarau,” jelasnya.
Dengan potensi curah hujan tinggi, bencana seperti tanah longsor dan angin kencang perlu diwaspadai.
“BPBD terus mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama di daerah rawan longsor seperti Mandalawangi atau wilayah dengan kontur tanah berbukit,” tuturnya.
Selain tanah longsor, angin puting beliung juga menjadi potensi bencana yang harus diwaspadai selama cuaca ekstrem ini berlangsung.
“Angin puting beliung masih berpotensi terjadi, tapi saat ini belum ada laporan kejadian. Mudah-mudahan cuaca di Pandeglang tetap bersahabat,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











