TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Pemkot Tangsel siaga bencana alam, terutama banjir selama libur panjang Lebaran tahun ini.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, dirinya telah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP dan Sumber Daya Alam, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) untuk siaga menghadapi cuaca yang tidak menentu mengakibatkan banjir.
“Jangan sampai pada saat ada intensitas hujan yang besar seperti kemarin tidak diantisipasi. Makanya tim tetap standby untuk membantu masyarakat di wilayah,” ujarnya, kemarin.
Menurutnya, dirinya juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk tetap siaga di hari Lebaran dan mudik.
“Saya sudah menginstruksikan juga Dinkes Tangsel untuk tetap stand by di posnya terkait masalah bencana alam dan masyarakat yang berobat tetap dilayani. Jadi kalau ada petugas yang mudik, harus ada gantinya karena pelayanan tidak boleh terhenti,” jelasnya.
Menurut Pilar, Pemkot Tangsel telah menggelar rapat koordinasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Kodim dan unsur masyarakat. Rakor bersama digelar untuk memastikan penyelenggaraan lebaran dan mudik berjalan aman.
Pilar juga mengatakan, Pemkot Tangsel melarang takbir keliling jelang dan saar lebaran.
“Saya sudah perintahkan Pak Sekda untuk buat surat edaran larangan takbiran keliling untuk diedarkan ke Kelurahan dan Kecamatan untuk dipatuhi bersama,” ujar Pilar.
Pilar mengatakan, larangan takbir keliling banyak mudaratnya, dimana aksi tawuran, kecelakaan dan sebagainya terjadi akibat takbir keliling.
“Agar menghindari konflik sosial, kami larang takbir keliling,” ujar Pilar.
Pilar mengatakan, Polres Kota Tangsel bersama TNI dan Sat Pol PP akan melakukan razia jelang lebaran untuk memastikan masyarakat tidak menggelar takbir keliling.
“Kami akan lakukan pelarangan dengan cara-cara humanis ya. Kita beri pengertian agar menghindari konflik sosisal dan sebagainya,” ujarnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











