PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani dan Iing Andri Supriadi, terjebak macet di empat titik. Kondisi ini dialami dalam perjalanan dari Pandeglang menuju kawasan Pantai Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Empat titik kemacetan terjadi di Jalan Pandeglang-Labuan, tepatnya di Simpang Tiga Mengger, Kecamatan Kaduhejo; Pasar Batubantar di Kecamatan Cimanuk; Kecamatan Cipeucang; dan Simpang Tiga Caringin di Kecamatan Labuan.
Kemacetan di empat titik itu ketika perjalanan berangkat pagi dari Pandeglang menuju Labuan.
Namun, sebaliknya ketika menempuh perjalanan pulangnya dari Carita atau Labuan ke Pandeglang, titik kemacetan bertambah menjadi enam titik. Paling parah di Kecamatan Majasari dan Kecamatan Pandeglang.
Apabila berangkat pagi sekira pukul 08.00 WIB menggunakan roda empat, bisa sampai ke Carita itu sekira pukul 12.00 WIB.
Sedangkan, dari arah sebaliknya, apabila berangkat siang hari, sampai ke Pandeglang bisa pukul 18.00 WIB.
Terjadinya kemacetan ini karena meningkatkan kunjungan wisatawan menuju tempat objek wisata di Kabupaten Pandeglang pada momen libur Idul Fitri 1446 Hijriah.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, mengatakan, ketika momen libur Lebaran arus lalu lintas pastinya macet.
“Jangankan di Pandeglang, di Bogor, Sukabumi, Garut, di Anyer juga macet. Untuk saat ini, tentu yang harus dilakukan adalah kesadaran dan kesabaran berwisata, dan disiplin berkendara,” katanya di Pos Pengamanan Idul Fitri di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 3 April 2025.
Iing berharap, pengendara berhati-hati dan ketika lelah sebaiknya beristirahat. Menepikan kendaraannya ke tepi jalan.
“Jangan sampai memaksakan karena harus lebih mengutamakan keselamatan diri keluarga dan orang lain,” katanya.
Ketika ditanya, apakah nanti ada rencana membuka jalur alternatif untuk dapat mengurai kemacetan, Iing menegaskan, kalau kaitan jalur alternatif tentunya akan menjadi konsen Dewi-Iing ke depan.
“Misal di Carita saat di jalan nasional macet maka bisa dialihkan ke jalan alternatif baru untuk mengurai macet,” katanya.
Lebih lanjut, kata Iing, terkait dengan jalur alternatif ini nanti akan dikomunikasikan juga dengan Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat.
“Karena untuk membangun itu kita harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, Pemerintah Pusat terkait bagaimana wisatawan ke Kabupaten Pandeglang ini ke depannya bisa merasa lebih nyaman dan lebih happy lagi,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











