LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Rama Pradipta (20), warga Perumahan Cikeas Permai, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, hingga kini belum ditemukan.
Rama Pradipta hanyut dan hilang saat bermain di Pantai Goa Langir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pada Kamis, 3 April 2025.
Tim Search and Resque (SAR) hingga hari ke-5 ini terus melakukan pencarian terhadap korban di sekitar kawasan pantai yang terkenal memiliki ombak kencang itu.
“Betul, korban sampai sekarang belum dapat ditemukan,” kata operator Humas Basarnas Banten, Senin, 7 April 2025.
Hari ini, tim SAR disebut melanjutkan pencarian melalui darat dan laut. Pencarian dilakukan mulai dari radius lima kilometer ke arah Barat dan Timur dari lokasi hilangnya korban.
Disinggung soal penemuan mayat di Pantai Pulo Manuk, Kecamatan Bayah, pada Jumat, 4 April 2025, pihak Humas SAR Banten menyebut jika mayat yang ditemukan beda dengan korban.
“Iya beda, karena yang ditemukan kemarin tanpa identitas,” ungkapnya.
Sebelumnya, Rama Pradipta tiba di Pantai Goa Langir bersama rombongan pada Kamis, 3 April 2025, sekira pukul 00.15 WIB. Mereka pun beristirahat di kendaraan usai menempuh perjalanan dari Cikeas.
Sekira pukul 06.00 WIB, korban bermain air di pantai tersebut bersama teman-temannya. Namun, korban tiba-tiba terbawa ombak dan hanyut.
Melihat korban yang terbawa ombak, teman-temannya lantas membantu. Sayangnya, korban tidak bisa diselamatkan dan hingga kini belum bisa ditemukan.
Ketua Balawista Banten, Ade Ervin, mengonfirmasi kejadian tersebut. Katanya, Tim SAR sudah dikerahkan guna melakukan pencarian terhadap korban.
“Betul, sampai saat ini korban belum dapat ditemukan, ” katanya.
Editor: Agus Priwandono











