CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon, Robinsar, memberikan tanggapan atas berbagai kritik yang dilontarkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilegon menjelang 100 hari masa kerjanya.
Menurutnya, kritik dan masukan dari dewan merupakan hal yang sah dan diperlukan untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.
Robinsar menyatakan bahwa kritik adalah bagian dari proses demokrasi yang sehat dan wajar dalam setiap pemerintahan.
Ia menganggap hal tersebut sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kekurangan yang ada.
“Sah-sah saja, semua boleh mengkritik, boleh memberikan masukan. Semua itu untuk kebaikan bersama. Kami menerima segala masukan dengan terbuka,” ujar Robinsar saat diwawancara pada Selasa, 22 April 2025.
Menurutnya, kritik yang dilontarkan akan menjadi bahan evaluasi dan akan dijadikan acuan dalam menyusun langkah-langkah perbaikan ke ddepan
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pemerintah dan DPRD dalam menjalankan program-program kota.
“Kita juga sudah ada schedule time, apa saja yang akan kita lakukan kedepan. Apa yang sudah kita lakukan, langkah kita sejauh mana, dan apa targetnya. Semua itu akan kami laporkan dengan transparan,” tambah Robinsar.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas kinerjanya, Robinsar berjanji akan terus melaksanakan program-program yang telah direncanakan dan berupaya menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat Cilegon.
Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu 100 hari pertama, banyak tantangan yang perlu diselesaikan, namun pemerintahannya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Cilegon.
Robinsar juga berharap bahwa hubungan yang baik dengan DPRD dapat terus terjaga, sehingga segala permasalahan yang muncul dapat diselesaikan dengan cara yang konstruktif demi kemajuan Cilegon.
Editor: Agus Priwandono











