CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Cilegon yang belakangan melihat nyala api tinggi dari cerobong pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) tak perlu panik. Pihak perusahaan memastikan kondisi tersebut aman dan masih dalam rangkaian proses start-up pabrik yang kini masa flaring-nya diperpanjang selama satu pekan ke depan, mulai Selasa, 27 Mei 2025.
Flaring sendiri merupakan proses pembakaran gas sisa produksi yang dilakukan secara terkendali. General Manager Health, Safety, and Environment (HSE) PT LCI, Sugeng Priyanto, menjelaskan bahwa perpanjangan ini dilakukan demi menstabilkan parameter operasional.
“Perpanjangan ini dilakukan agar proses operasional dapat berjalan stabil dan aman. Selama masa ini, kegiatan pembakaran gas melalui cerobong akan terus berlangsung secara terkendali,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 26 Mei 2025.
Sugeng menegaskan bahwa flaring adalah hal yang lumrah dalam industri petrokimia dan migas, bahkan dilakukan di berbagai negara. Tujuannya, agar gas yang tidak bisa dimanfaatkan tidak langsung dilepaskan ke udara bebas.
“Flaring bukan indikasi bahaya. Justru ini salah satu mekanisme pengamanan yang kami terapkan demi menjaga keselamatan dan lingkungan,” tambahnya.
Ia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang jika melihat nyala api dari cerobong, terutama saat malam hari. Sebab, proses ini diawasi secara ketat dan dilakukan sesuai standar operasional.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama kegiatan ini berlangsung. Komitmen kami tetap pada keselamatan, kepatuhan lingkungan, dan transparansi informasi,” tegas Sugeng.
Sebelumnya, flaring LCI sempat jadi sorotan warga karena terlihat mencolok dari kejauhan. Namun LCI memastikan semuanya terkendali dan bagian dari prosedur start-up pabrik yang aman.
Editor: Merwanda











