PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Tumpukan batubara di Pulau Popole, Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang mulai dibersihkan oleh PT Matabima Bersama Indonesia (MBI).
Adapun PT MBI ialah sebuah perusahaan yang diberikan tanggungjawab atas pengangkutan batubara dari Pulau Popole ke daratan Cigondang.
Batubara yang diangkut PT MBI merupakan muatan batubara berasal dari Kapal Tongkang TB Titan 27/BG Titan 14 yang kandas pada tanggal 2 Desember 2024 lalu. Kapal Tongkang TB Titan 27/BG Titan 14 milik PT Trans Logistik Prakasa (PT TLP) memuat 7.000 Metrik Ton yang kandas dan muatannya tumpah di perairan Pulau Popole karena gelombang tinggi saat akan menuju PLTU Banten 2 Labuan.
Perwakilan PT. MBI, Buchori mengatakan, pihaknya sudah mengangkut ribuan karung berisi batubara yang berada di pulau Popole.
“Kami mendapatkan amanah untuk bersih-bersih Pulau Popole dari pencemaran tumpahan batubara yang terjadi insiden 2 Desember 2024 lalu,” katanya di Desa Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 28 Mei 2025.
Buchori menjelaskan, sebelum dilaksanakan pembersihan, pihaknya telah menyortir dan mengangkut batubara dari pulau Popole diangkut kapal untuk disebrangkan ke daratan Desa Cigondang.
“Untuk proses pengangkutan ini menyerap tenaga kerja warga setempat. Kurang lebih sebanyak 61 orang,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan PT. MBI, Basuki Rahmat menerangkan, target pengangkutan ini akan dilakukan sampai bulan Juli dan Agustus.
“Hal itu bergantung faktor cuaca. Dan ribuan karung berisi batubara yang sudah diangkut di ambil oleh pihak pemusnah. Untuk izin proses pembersihan ini diberi waktu sampai dengan tiga bulan,” katanya.
Dalam proses pengangkutan batubara ini, kendala yang dihadapi ialah cuaca. Kalau cuaca bagus proses pengangkutan batubara bisa berjalan baik.
“Kalau sedang gelombang tinggi maka disetop dulu. Bisa membahayakan pekerja,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











