SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Produksi padi di Provinsi Banten pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi selama periode Januari hingga Mei 2025 tercatat naik lebih dari 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten, Agus M Tauchid mengatakan, capaian tersebut menunjukkan kinerja positif sektor pertanian di Banten, sejalan dengan target nasional untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Alhamdulillah, dari beberapa indikator yang disampaikan oleh BPS, angka panen kita Januari hingga Mei meningkat cukup tajam. Menurut perhitungan, deviasi kenaikannya mencapai lebih dari 16 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkap Agus, Kamis 3 Juli 2025.
Ia menyebutkan, peningkatan produksi ini merupakan bagian dari kontribusi Banten terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional, khususnya beras.
“Target swasembada pangan dari pemerintah pusat sedang kita kawal bersama. Banten siap mengambil peran dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.
Pada periode sebelumnya, Banten ditargetkan mampu memproduksi 35 ribu ton padi. Berdasarkan data BPS, produksi padi pada periode Oktober 2024 hingga Maret 2025 menunjukkan surplus. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa Banten akan mampu memenuhi target produksi tahunan.
Untuk tahun 2025, Distan Banten memproyeksikan total produksi beras mencapai 1.826.318 ton, melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat Banten yang berkisar 1.508.444 ton per tahun. Artinya, Banten diperkirakan mengalami surplus sebesar 317.874 ton beras.
Angka ini diungkapkan Agus saat menghadiri kegiatan tanam padi serentak di 14 provinsi sentra beras nasional yang digelar di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada April lalu.
Agus menjelaskan, pada tahun sebelumnya, Banten menempati peringkat kesembilan nasional sebagai daerah penghasil beras terbanyak, dengan total produksi mencapai 1.524.350 ton gabah kering giling (GKG).
“Capaian itu akan terus kita pertahankan, bahkan tingkatkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Tahun ini, Pemprov Banten menargetkan luas tanam mencapai 624.053 hektare. Hingga Maret 2025, realisasi tanam telah mencapai 163.974 hektare atau sekitar 26,28 persen dari target.
Sementara itu, target luas panen ditetapkan sebesar 566.237 hektare, dengan realisasi 151.722 hektare atau 26,80 persen hingga Maret. Target produksi tahun ini dipatok sebesar 2.888.373 ton GKG, setara dengan 1.826.318 ton beras. Hingga Maret, realisasi produksi telah mencapai 521.511 ton beras.
“Dengan dukungan petani, penyuluh, dan semua stakeholder pertanian, kami optimistis target tahunan bisa tercapai,” tutup Agus.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Yudi Sastro menambahkan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan swasembada beras bisa tercapai di tahun 2025. Oleh karena itu, setiap provinsi diberi target produksi padi dan jagung secara berkala dan dilakukan evaluasi capaian.
“Untuk bulan ini, target produksi Banten tercapai. Bahkan lebih tinggi dari yang ditetapkan,” ujar Yudi.
Editor: Bayu Mulyana











