SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana akan memberikan insentif bagi guru madrasah terutama guru honorer. Pemberian insentif guru madrasah tersebut guna meningkatkan kesejahteraan guru honorer.
Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu menghitung kebutuhan anggaran untuk pemberian insentif bagi guru madrasah di Kabupaten Serang.
“Kita akan anggarkan mulai dari tahun 2026, besarannya sedang kita hitung karena jumlah guru madrasah di Kabupaten Serang hampir mencapai 8.000,” katanya, Kamis 17 Juli 2025.
Najib mengatakan, peningkatan insentif bagi guru madrasah sebagai bentuk kepedulian dari Pemkab Serang terhadap kesejahteraan dari guru madrasah. Namun tentunya, besaran insentif sendiri akan disesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah.
“Jadi insentif guru Madrasah belum ada selama ini, makanya kita akan anggarkan mulai 2026. Kesejahteraan nya jauh di luar harapan kita. Makanya Pemda sangat berkomitmen bahwa madrasah ini harus diperhatikan jangan ditinggalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Eeng Kosasih mengatakan, untuk insentif guru madrasah naon formal, Pemkab Serang telah memberikan insentif kepada 6.120 orang. “Kemudian insentif guru TPQ sebanyak 1.165 orang dan guru ngaji sepuh sebanyak 8.686,” ujarnya.
Ia mengatakan ada kabar gembira bagi guru madrasah formal, berdasarkan arahan dari Bupati dan Wakil Bupati agar bisa mendapatkan insentif untuk honorer.
“Kita sudah minta data ke Kementerian Agama dan sekarang sedang tahap perhitungan. Mudah-mudahan secepatnya bisa selesai, dan bisa direalisasikan di anggaran murni 2026,” ujarnya.
Rencananya ada sebanyak 4.000 guru honorer madrasah yang sudah diajukan dan akan menerima insentif dari Pemkab Serang.
Editor: Abdul Rozak











