SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sensasi kejutan terus dilakukan Fajar Alfian/M Sohibul Fikri setelah di Semi Final menyingkirkan Liang Wei Keng/ Whang Chan (China), Sabtu 26 Juli 2025.
Fajar/Fikri membungkam ribuan pendukung Liang/Whang yang memadati Gimnasium Xincheng, Changzhou, dengan dua gim langsung 21-19, 21-17.
Fajar/Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tampil di Final Turnamen Wolrd Tour Super 1000 BWF ini akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) berlangsung, Minggu 27 Juli 2025.
Sementara itu ganda campuran Jafar/Felisa Pasaribu terhenti di semi final usai bermain tiga gim melawan unggulan ke dja Zian Zen Bang/ Wei Ya Kin (China) 21-16, 15-21, 16-21.
Fajar/Fikri membungkam ribuan pendukung Liang/Whang yang memadati Gimnasium Xincheng, Changzhou, dengan dua gim langsung 21-19, 21-17.
Fajar/Fikri yang baru berpasangan selama dua pekan ini tampil tanpa cela untuk memulangkan mantan raja ganda putra dan peraih Perak Olimpiade Paris itu.
Pada gim pertama kedua pasangan bermain cepat. Saling memimpin raihan poinpun terjadi di interval pertama. Fajar/Fikripun menutup interval gim pertama dengan 11-8. Liang/Whang yang mendapat dukungan dari ribuan pendukungnya terus mendekatkan raihan loin mereka. Bahkan, sempat berbalik unggul 15-13. Fajar/Fikri yang di Semi Final menyingkirkan ganda no 1 BWF Kim Won Ho/Seo Seung Jae (korsel) tidak panik setelah di salip peringkat 6 dunia BWF itu. Mereka terus menguntit poin mereka dan kembalj nerbalik memipin 18-17 dan menutup laga gim pertama dengam 21-19.
Di awal gim kedua Liang/Whang mempercepat tempo permainan dan unggul 4-0. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama dan berhasil di salip Fajar/Fikri dan menutup laga interval perytma gim kedua dengan 11-7. Keunggulan tersebut terus dipertahankan kendati sesekali pasangan China ini mendekati poin Fajar/Fikri. Namun, usaha meraka tidak pernah berhasil setelah smash Fikri gak mampu di kembalikan dengam baik dan meluncur deras keluar dan laga pun berkahir dengan 21-17. Sekaligus membawa Fajar/Fikri ke Final pertamnya sebagai pasangan.
“Hari ini kami menerapkan permainan cepat dan memegang permainan depan. Kami juga tampil tanpa beban, bermain enjoy karena bukan pasangan asli,” kata Fajat di kutip RADARBANTEN.CO.ID dari laman pbsi.id.
Dia mengakui tidak mudah bagi keduanya melawan Liang/Wang, dimana kuga harus melawan satu stadion yang antusiasnya luar biasa mendukung pemain tuan rumah.
“Kami mencoba rileks dan mencoba lebih fokus saja. Di sini saya mengakui peran Fikri sangat besar jadi saya hanya banyak mengingatkan poin demi poin. Fikri dengan cover yang sangat luar biasa, depan dan belakang. Besok di final akan bertemu Aaron/Soh, mereka luar biasa prestasinya tahun ini. Tidak mudah tapi kami akan habis-habisan,” katanya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aditya











