Home Berita Utama

Musim Kemarau Picu Lonjakan ISPA di Jawilan, Puskesmas Tangani 9.258 Kasus

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 14 Juli 2026 13:17
in Berita Utama, Kabupaten Serang
0
Musim Kemarau Picu Lonjakan ISPA di Jawilan, Puskesmas Tangani 9.258 Kasus

Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puskesmas Jawilan, Kabupaten Serang, mencatat sebanyak 9.258 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sepanjang Januari hingga Juni 2026. Jumlah kasus diperkirakan terus meningkat seiring masuknya musim kemarau yang menyebabkan kondisi udara lebih kering dan berdebu.

Kepala Puskesmas Jawilan, Imas Migiarti, mengatakan kasus ISPA mengalami peningkatan pada musim kemarau karena tingginya paparan debu yang mudah terhirup masyarakat.

“Kasus meningkat di semua klaster. Paling banyak terjadi pada klaster dua, yakni balita, kemudian lansia. Faktornya dipengaruhi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang menyebabkan banyak debu beterbangan,” ujarnya.

Selain balita dan lansia, kelompok masyarakat yang juga rentan terserang ISPA yakni penderita penyakit kronis, perokok, serta ibu hamil.

Imas menjelaskan, sebagian besar kasus ISPA disebabkan oleh infeksi virus yang memicu berbagai gejala, seperti batuk, pilek, hingga demam.

“Penularannya juga sangat cepat. Karena itu kami mengimbau masyarakat memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika datang ke fasilitas pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, sejak Januari hingga Juni 2026, Puskesmas Jawilan telah menangani sebanyak 9.258 kasus ISPA.

Untuk menekan penyebaran penyakit tersebut, pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan. Di antaranya menghindari kontak langsung dengan penderita ISPA, menggunakan masker saat berada di luar rumah, serta menjaga pola makan bergizi seimbang guna meningkatkan daya tahan tubuh.

“Pencegahan sangat penting karena penularan ISPA berlangsung cepat. Yang paling utama adalah menjaga daya tahan tubuh dengan memenuhi asupan gizi seimbang. Itu menjadi kunci utama untuk mencegah ISPA,” pungkasnya.

Editor: Mastur Huda

Tags: ISPA meningkatkabupaten serangkasus ISPA musim kemarauPuskesmas Jawilan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasus Korupsi PKBM Gunungsari Masuk Babak Baru, Tersangka Baru Segera Ditetapkan

Next Post

Pemkot Serang Siapkan Kurikulum Sejarah Lokal dan Budaya Banten untuk SD-SMP Mulai 2027

Next Post
Pemkot Serang Siapkan Kurikulum Sejarah Lokal dan Budaya Banten untuk SD-SMP Mulai 2027

Pemkot Serang Siapkan Kurikulum Sejarah Lokal dan Budaya Banten untuk SD-SMP Mulai 2027

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Polsek Mauk Tangerang Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Lahan kepada Warga

Polsek Mauk Tangerang Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran Lahan kepada Warga

by Mulyadi
Senin, 10 Agustus 2026 11:57
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Polsek Mauk, Polresta Tangerang, menggelar sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada masyarakat di Jalan...

Cisadane Menghitam, DPRD Banten Soroti Lemahnya Pengawasan Industri di Tangerang

Cisadane Menghitam, DPRD Banten Soroti Lemahnya Pengawasan Industri di Tangerang

by Yusuf Permana
Senin, 10 Agustus 2026 11:51
0

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pencemaran Sungai Cisadane yang menyebabkan air berubah menjadi hitam pekat di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang,...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.