PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Di tengah deru mesin dan aroma karet terbakar di sirkuit-sirkuit lokal, nama M. Jallu Lodaya Vesgio mulai mencuri perhatian. Pembalap muda asal Pandeglang ini menjadi tumpuan harapan daerah, setelah menorehkan sejumlah prestasi, meski berjuang dalam keterbatasan fasilitas dan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih dari cedera.
Jallu yang masih muda yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMA), yang tergabung dalam klub Mahatama Karya Racing, sudah melanglang buana di berbagai ajang bergengsi, dari level lokal hingga kejuaraan nasional (Kejurnas).
Ia pernah mencicipi atmosfer kompetisi di Mandalika Racing Series, Blue Crew R15 Junior Pro, hingga kejuaraan di ajang-ajang lainnya yang mempertemukannya dengan para pembalap dari berbagai daerah.
Bahkan, baru-baru ini, Jallu ikut ambil bagian dalam ajang Mahatama Karya Open Road Race 2025 yang memperebutkan Piala Bupati Pandeglang di Alun-alun Pandeglang.
Hasil itu bukan main-main. Dalam kondisi cedera, Jallu hanya turun di 7 dari 18 kelas yang tersedia. Namun dari keikutsertaannya yang terbatas itu, ia tetap berhasil memboyong tiga trofi juara Juara 1 kelas Bebek 150 U16, juara 2 kelas 115 lokal, dan juara 3 kelas Matic 130 lokal.
Di balik ketenangan wajahnya, Jallu menyimpan tekad kuat untuk terus melaju lebih tinggi. Ia menyadari bahwa menjadi pembalap profesional bukanlah soal kecepatan semata, tetapi juga soal konsistensi, daya tahan, dan pengorbanan.
“Lawan-lawan di Kejurnas itu berat-berat. Mereka datang dari berbagai daerah dengan karakter dan teknik yang beda-beda,” katanya, Senin 28 Juli 2025.
Meski demikian, semangat Jallu tak surut. Ia ingin terus memperbaiki catatan waktu dan prestasi, demi bisa menembus panggung yang lebih besar di masa depan.
Ia menargetkan bisa tampil maksimal dalam seri-seri nasional yang digelar bulan ini dan menutup tahun dengan pencapaian yang membanggakan.
Salah satu hambatan yang ia rasakan saat ini adalah belum tersedianya arena sirkuit di Pandeglang. Selama ini, latihan hanya bisa dilakukan di stadion yang difungsikan sementara.
“Latihan itu penting. Tapi fasilitasnya harus mendukung. Saya berharap suatu hari nanti, Pandeglang punya sirkuit sendiri,” kata Jallu.
Dukungan dari pemerintah daerah pun mulai mengalir. Nama Jallu disebut langsung oleh Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi saat Event Mahatama Karya Open Road Race 2025 di Alun-alun Pandeglang, sebagai contoh nyata potensi anak muda yang bisa mengharumkan nama daerah melalui jalur olahraga otomotif.
Ditanya soal ambisinya ke depan, Jallu menjawab singkat, “Semoga bisa lebih sukses, bisa terus naik podium, dan karier balap saya ke depan lebih lancar,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











