SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha di area terminal.
Ke depan, fungsi terminal tidak hanya sebagai tempat singgah kendaraan umum dan penumpang, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Kepala Dishub Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, mengatakan saat ini terdapat empat terminal tipe C di Kabupaten Serang yang potensial dimanfaatkan pelaku UMKM. Pemanfaatan lahan terminal ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian warga sekitar.
“Fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan untuk kegiatan UMKM. Selain itu, terminal juga menjadi representasi pemerintah daerah di wilayah tersebut, asalkan tidak mengganggu fungsi utamanya,” ujarnya, Rabu, 13 Agustus 2025.
Benny mencontohkan Terminal Cikande Permai yang telah dimanfaatkan pelaku UMKM sehingga suasananya semakin hidup, tidak hanya pada pagi hari tetapi juga di malam hari.
“Dengan adanya mereka, justru tempat tersebut menjadi ramai pada waktu tertentu seperti malam hari, setelah aktivitas angkutan umum berkurang,” katanya.
Pada tahap awal, Dishub Kabupaten Serang tidak memungut retribusi dari pelaku UMKM yang memanfaatkan lahan terminal. “Kami beri kesempatan. Nanti, apabila mereka sudah berjalan normal dan lancar, barulah diterapkan aturan retribusi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain untuk UMKM, Dishub juga menerima permintaan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang yang tertarik memanfaatkan lahan Terminal Tanara untuk pembangunan puskesmas. Lahan terminal yang luas dinilai strategis, terlebih Dinkes kesulitan mendapatkan lokasi lain.
“Kita jajaki. Terakhir, dari Dinkes ada kebutuhan lahan untuk puskesmas dengan fasilitas rawat inap. Salah satu kandidatnya di Terminal Tanara, meski ada empat lokasi yang dipertimbangkan,” ungkap Benny.
Menurutnya, jika puskesmas dibangun di Terminal Tanara, kawasan tersebut berpotensi menjadi area terpadu yang strategis. “Bagus juga karena di Tanara sudah ada Damkar, nanti ada UMKM, ditambah puskesmas,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











