LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Mayoritas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Lebak didominasi oleh tenaga pendidik guru dan tenaga kesehatan (nakes). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebak, Iqbaludin, dalam keterangannya kepada media pada Rabu (3/9).
Menurut Iqbaludin, total jumlah PPPK paruh waktu yang telah direkrut hingga tahun 2025, sebanyak 3.560 orang yang berasal dari kalangan guru dan tenaga kesehatan.
“Di Pemda Lebak itu Dinas Pendidikan paling banyak. Karena di sini sendiri kan ada yang teknis, ada yang guru. Kemudian yang kedua di Nakes yakni Dinas Kesehatan. Kemudian berikutnya itu secara tersebar ada yang sedikitnya di OPD dan kecamatan,” katanya kepad RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 3 September 2025.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran PPPK paruh waktu sangat membantu pemerintah daerah dalam mengisi kekosongan tenaga kerja di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan guru dan nakes.
Dalam proses seleksi, BKPSDM tetap mengutamakan kualitas dan kompetensi calon PPPK. Ditargetkan para pegawai akan ditentukan nasibnya pada Oktober 2025.
“Kalau lihat dari jadwalnya sih, yang dikeluarkan oleh BKN itu itu sampai Oktober. Tapi waktu bisa ada perubahan. BKN kadang-kadang lihat situasi Iya, Kalanya misalkan aplikasi eror bisa mundur,” tuturnya.
Ia menambah, semoga pelaksanaan berjalan lancar hingga prosesnya selesai oleh BKN. Hingga saat ini BKPSDM Lebak masih menunggu informasi selanjutnya mengenai PPPK paruh waktu.
“Proses masih, sampai saat ini masih berkoordinasi dengan BKN,” punkasnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











