PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten tidak hanya dikenal dengan kuliner khasnya. Tanah Jawara juga menyimpan destinasi wisata religi dan sejarah yang sarat nilai budaya, sekaligus menawarkan keindahan alam.
Buat kamu yang ingin liburan sambil belajar sejarah dan religi, berikut beberapa rekomendasi tempat wisata di Banten:
1. Klenteng Boen Tek Bio
Klenteng Boen Tek Bio di kawasan Pecinan, Kota Tangerang, menjadi salah satu klenteng tertua di Indonesia. Lokasinya ada di Jl. Bakti No.14, Sukasari, Tangerang.
Nama Boen Tek Bio berasal dari bahasa Hokkian, berarti tempat ibadah untuk manusia agar menjadi pribadi berilmu dan berbudi luhur. Klenteng ini dibangun untuk menghormati Dewi Kwan Im.
Bangunannya khas dengan dominasi warna merah, lampion yang bergelantungan, serta hiasan naga yang menambah keindahan.
2. Masjid Agung Tanara
Masjid Agung Tanara berlokasi di Kampung Tanara, Serang. Masjid ini peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin, Raja Banten pertama, sekaligus awal jejak penyebaran Islam di Banten.
Bentuk bangunan klasik dan unik membuatnya banyak dikunjungi wisatawan. Warga sekitar juga meyakini masjid ini erat dengan sejarah ulama besar Syekh Nawawi al-Bantani.
3. Batu Qur’an
Objek wisata religi ini terletak di kaki Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang. Batu Qur’an dikenal dengan batu besar yang diyakini bertuliskan ayat Al-Qur’an, meski tulisan itu tidak tampak jelas oleh mata biasa.
Masyarakat percaya hanya orang berilmu tinggi yang bisa melihat tulisan tersebut. Selain itu, air alami yang jernih di lokasi ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk mandi atau berendam.
4. Makam Syekh Abdul Jabbar
Makam Syekh Abdul Jabbar berada di Kampung Pasir Kecapi, Karangtanjung, Pandeglang. Ia dikenal sebagai ulama yang berperan penting dalam terbentuknya Kabupaten Pandeglang bersama Sultan Syarif Hidayatullah.
Area makam hanya menampung sekitar 20 orang sekali kunjungan. Pengunjung diminta menjaga ketertiban dan mematuhi aturan di lokasi.
5. Kota Kuno Banten (Banten Lama)
Kompleks Banten Lama berjarak sekitar 10 km dari Alun-Alun Barat Serang, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Kawasan ini sejak 1995 sudah diusulkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.
Di sini, pengunjung bisa menemukan Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Benteng Speelwijk, hingga Museum Kepurbakalaan Banten. Ada juga Vihara Avalokitesvara, Pelabuhan Karangantu, serta Danau Tasikardi.
Keraton Kaibon dulunya menjadi kediaman Ratu Aisyah, ibu dari Sultan Syaifuddin. Sementara Keraton Surosowan adalah tempat tinggal para sultan Banten pada masanya.
Editor: Bayu Mulyana











