TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketika hendak melakukan transaksi pembelian emas putih maupun emas kuning, harga selalu menjadi aspek yang dipertimbangkan.
Sebagian masyarakat mungkin berpikir bahwa harga emas putih dan kuning sama. Lantas, di antara emas putih dan emas kuning mahal mana sebenarnya?
Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, berikut perbandingan harga emas putih dan emas kuning.
Secara umum, emas putih dan kuning merupakan bahan pembuat perhiasan yang sudah dikenal dari zaman ke zaman. Keduanya memiliki pesona yang menawan.
Hanya saja, perbedaan harganya cukup signifikan. Kira-kira, emas putih dan emas kuning mahal mana? Apakah emas kuning lebih mahal dari emas putih atau sebaliknya?
Dalam hal ini, harga emas putih cenderung lebih mahal daripada emas kuning. Terdapat beberapa alasan yang mendasarinya, antara lain:
1. Komposisi logam.
Perlu diketahui bahwa emas putih merupakan campuran emas kuning murni dengan logam lain, seperti perak dan paladium atau nikel.
Percampuran tersebut akhirnya menghasilkan warna putih yang bersinar dan menarik.
Di pasaran, emas putih biasanya terdiri atas 75 persen emas dengan 25 persen logam lainnya, seperti perak dan paladium.
Sementara itu, emas kuning dibuat dari emas murni 24 karat. Namun, kadar emas tersebut tidak cocok untuk dijadikan perhiasan karena terlalu lembut.
Untuk menguatkan ketahanan dan kekerasannya, emas kuning atau dicampur dengan logam-logam lain, seperti tembaga, seng, atau perak.
Di pasaran, kadar kemurnian emas kuning, mulai dari 14K hingga 24K. Biasanya, emas kuning 18K terdiri dari 75 persen emas dengan campuran 25 persen logam berharga lainnya, seperti seng dan tembaga.
Apabila dibandingkan, harga perhiasan emas putih memang lebih mahal daripada perhiasan emas kuning karena emas putih diperlukan pelapisan rhodium dan pengerjaan untuk membuatnya.
Kendati demikian, harga emas murni per gram tetaplah sama untuk pembuatan emas putih maupun kuning.
2. Proses pembuatan.
Tidak hanya komposisi, proses pembuatan emas putih dan kuning pun berbeda. Diketahui bahwa emas putih harus melalui proses alloying.
Ketahanan emas putih didapatkan dari logam campuran dan lapisan rhodium. Sementara itu, pemanasan (melting) dilakukan untuk mencampur logam campurannya saja.
Emas kuning juga melalui tahapan alloying untuk meningkatkan tingkat ketahanan emas kuning 24 karat yang bertekstur terlalu lunak. Hanya saja, emas kuning tidak dilapisi oleh rhodium.
3. Permintaan pasar.
Jika dibandingkan, emas putih dinilai bisa mengikuti tren sehingga lebih memikat minat dan perhatian masyarakat, terutama bagi kolektor perhiasan.
Alhasil, preferensi maupun permintaan pasar terhadap emas putih pun cenderung mengalami peningkatan. Tinggi permintaan pasar membuat harganya pun lebih mahal.
4. Warna.
Warna emas putih dan emas kuning juga dapat memengaruhi perbedaan harga di antara keduanya.
Emas kuning diklaim memiliki warna yang lebih mencolok.
Di sisi lain, warna emas putih terkesan lebih simpel, elegan, dan modern. Selain itu, cocok dipadupadankan dengan style apapun untuk berbagai acara.
Baca juga: Mengenali 6 Perbedaan Emas Putih dan Platinum, Catat!
5. Proses finishing.
Tingkat kecerahan sangat penting pada emas putih karena berpengaruh terhadap nilai estetika. Untuk meningkatkannya, maka diperlukan proses pelapisan rhodium saat tahap finishing.
Proses ini menjadikan warna emas putih lebih cool tone. Sedangkan, emas kuning memiliki warna yang cenderung warm tone dan tidak membutuhkan lapisan rhodium.
6. Pemeliharaan.
Seperti yang diketahui, emas putih dilapisi oleh rhodium. Lapisan ini memberikan tampilan fisik yang lebih putih dan berkilau.
Namun, seiring waktu lapisan rhodium pada emas putih akan memudar. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelapisan ulang (replating) sekali dalam 1-2 tahun.
Proses ini bisa dilakukan di toko emas. Faktor replating, lapisan rhodium, dan pengerjaannya membuat harga emas putih lebih mahal dibandingkan emas kuning.
7. Kecocokan dengan warna batu mulia.
Aspek lain yang berpengaruh pada harga emas putih vs emas kuning adalah kecocokannya dengan warna batu mulia, seperti berlian.
Berlian lebih cocok dipadukan dengan emas putih daripada emas kuning. Hal ini karena kilauan warna berlian akan lebih terpancar dan menambah kesan elegan sekaligus mewah.
Lain hanya dengan itu, memasangkan emas kuning dan berlian justru membuat warna berlian tampak redup dan kekuning-kuningan.
Jadi, lebih bagus emas putih atau emas kuning?
Pada dasarnya, kedua emas tersebut sama-sama bagus dan mempunyai daya tarik tersendiri. Jadi, bergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing.
Tetapi, jika dipertimbangkan untuk instrumen investasi, maka emas kuning bernilai 24 karat lebih bagus dibandingkan emas putih.
Selain lebih murni, emas kuning memiliki tingkat likuiditas tinggi, bernilai jual stabil, dan mudah untuk diperdagangkan di pasaran.
Demikian pembahasan lengkap mengenai harga emas putih dan emas kuning mahal mana sebenarnya yang perlu dipahami.
Editor: Agus Priwandono











